Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»False Context»[SALAH] Video Banjir Bandang di Libya tahun 2023
    False Context

    [SALAH] Video Banjir Bandang di Libya tahun 2023

    Jane DoePublish date2023-09-26
    Share
    Facebook

    Berita

    (Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia):

    “2,300 orang telah meninggal dan lebih dari 10,000 orang hilang setelah banjir yang mematikan di Derna, Libya.

    Bencana terjadi setelah bendungan di Derna jebol. Kota ini telah dinyatakan sebagai zona bencana”.

    HASIL CEK FAKTA

    Akun Twitter bercentang biru @AfricaFactsZone (Africa Facts Zone) mengunggah video yang memperlihatkan banjir bandang. Video tersebut diklaim sebagai bencana banjir mematikan di Derna, Libya, yang menyebabkan 2,300 orang meninggal dunia dan lebih dari 10,000 orang dinyatakan hilang.

    Cuitan dan video yang diunggah pada 12 September tersebut telah disukai hampir 1,500 orang, dikutip dan dibagikan ulang hampir 700 kali, serta telah dilihat hampir 250,000 kali.

    Setelah dilakukan penelusuran dengan Yandex Video Search, video tersebut telah banyak diunggah di internet sejak tujuh tahun yang lalu, terutama di kanal YouTube. Salah satu pengguna YouTube bernama “أبو غازي” mengunggah video serupa dengan judul dan penjelasan menggunakan Bahasa Arab. Video tersebut, jika diterjemahkan ke Bahasa Indonesia, memiliki judul sebagai berikut:

    “Banjir Wadi Al-Farsha, Tihama Qahtan, Insha Allah”.

    Tihama Qahtan, jika dicari dengan Google, merupakan salah satu kota di Saudi Arabia. Terlebih lagi, video yang sama persis juga diunggah pengguna YouTube lain bernama “أبوأمجاد اليزيدي” dengan judul video yang sama yang menyebutkan Banjir Wadi Al-Farsha di Tihama Qahtan. Kedua video tersebut diunggah pada 2016.

    Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh @AfricaFactsZone (Africa Facts Zone) merupakan konteks yang salah.

    KESIMPULAN

    Hasil periksa fakta Evarizma Zahra.

    Konteks yang salah. Video tersebut merupakan banjir di Saudi Arabia yang terjadi pada 2016, bukan banjir bandang di Libya yang terjadi baru-baru ini.

    Rujukan

    https://www.youtube.com/watch?v=ebsNK3_412M

    https://www.youtube.com/watch?v=QSyKJriG1w0

    Publish date : 2023-09-26

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.