Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Seorang Pria Slovenia di Jerman Dipukuli Karena Dikira Membawa Bendera Rusia
    Misleading Content

    [SALAH] Seorang Pria Slovenia di Jerman Dipukuli Karena Dikira Membawa Bendera Rusia

    Jane DoePublish date2023-09-11
    Share
    Facebook

    Berita

    (Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia):

    “Seorang pria Slovenia di Jerman dipukuli oleh sekelompok pengungsi Ukraina karena membawa bendera Slovenia. Para pengungsi Ukraina mengira dia sedang memegang bendera Rusia”.

    HASIL CEK FAKTA

    Akun Twitter bercentang biru dengan nama @dana916 (dana) mengunggah foto seorang pria yang sedang memegang bendera Ukraina, yang juga dilengkapi dengan penjelasan bahwa seorang pria asal Slovenia baru saja dipukuli oleh sekelompok pengungsi Ukraina di Jerman. Cuitan dan foto yang diunggah pada 27 Agustus tersebut telah disukai 82 orang, dibagikan dan dikutip ulang 16 kali, serta telah dilihat 4,478 kali.

    Setelah dilakukan penelusuran perihal berita tersebut di Google, tidak ada kanal berita Eropa maupun internasional yang mempublikasikan kejadian tersebut. Justru, salah satu kanal berita terkenal di Eropa bernama Euronews, menyatakan bahwa informasi tersebut adalah berita palsu. Artikel dari Euronews tersebut berjudul “Don’t fall for this doctored Euronews report spread by pro-Kremlin channels”. Pada artikel tersebut tertulis pernyataan sebagai berikut:

    “Euronews did not produce or publish a report falsely claiming Ukrainian refugees attacked a man in Germany after mistaking his Slovenian flag for a Russian one”.

    Selain itu, berita serupa juga telah dibahas oleh stopfake.org dengan judul “Fake: Ukrainian refugees in Germany beat a man, confusing the Slovenian flag with the Russian one”.

    Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh @dana916 (dana) merupakan konten yang menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil periksa fakta Evarizma Zahra.

    Konten yang menyesatkan. Tidak ada bukti valid yang dapat menunjukkan adegan tersebut dan tidak pernah ada berita yang membahas kejadian tersebut.

    Rujukan

    https://www.euronews.com/2023/08/29/dont-fall-for-this-doctored-euronews-report-spread-by-pro-kremlin-channels

    https://www.stopfake.org/ru/fejk-ukrainskie-bezhentsy-v-germanii-izbili-muzhchinu-pereputav-flag-slovenii-s-rossijskim/

    Publish date : 2023-09-11

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.