Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Cek Fakta: Tidak Benar Rutin Meminum Air Es Bisa Sebabkan Ginjal Tergerus dan Bermasalah
    CekFakta

    Cek Fakta: Tidak Benar Rutin Meminum Air Es Bisa Sebabkan Ginjal Tergerus dan Bermasalah

    Jane DoePublish date2023-09-07
    Liputan 6
    Share
    Facebook

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan yang mengklaim meminum air es secara rutin bisa menyebabkan ginjal tergerus dan bermasalah. Postingan ini beredar sejak tengah pekan ini.
    Salah satu akun ada yang mempostingnya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 6 September 2023.
    Dalam postingannya terdapat video dengan narasi sebagai berikut:
    "Orang-orang yang yang rutin minum es, lama-lama ginjalnya bisa tergerus, bermasalah. Apalagi yang parah itu minum es waktu makan, itu buruknya luar biasa.
    Saran saya waktu lagi makan jangan minum. Minumnya kasih jarak 15-30 menit sebelum makan. Sebelum makan banyakin minum air putih sebelum makan."
    Akun tersebut juga menambahkan narasi "Bahaya minum es".
    Lalu benarkah postingan yang mengklaim meminum air es secara rutin bisa menyebabkan ginjal tergerus dan bermasalah?

    HASIL CEK FAKTA


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan meminta penjelasan dari dr. RA Adaninggar, Sp.PD. Dia menyebut klaim dalam postingan tersebut tidak benar.
    "Tidak ada bukti ilmiah air es bisa merusak ginjal. Saat air bersuhu dingin masuk ke dalam lambung akan berubah suhunya mengikuti suhu tubuh," ujar dr. Ning, sapaan akrabnya saat dihubungi Kamis (9/7/2023).
    "Minum air bersuhu apapun dan waktu kapanpun, sebelum, saat, atau sesudah makan tidak berbahaya untuk ginjal. Yang lebih penting diperhatikan justru jumlahnya apakah kecukupan cairan harian terpenuhi dan juga kandungan airnya seperti gula, kalori tinggi, alkohol atau mineral tinggi," katanya menambahkan.
    Ia juga menjelaskan penyebab kerusakan ginjal bukanlah air dingin seperti klaim dalam postingan.
    "Penyebab-penyebab kerusakan ginjal adalah diabetes, hipertensi, autoimun, asam urat tinggi, infeksi ginjal berulang, batu ginjal, dan konsumsi jamu atau herbal atau obat nyeri jenis NSAID di luar anjuran dokter," katanya.

    KESIMPULAN


    Postingan yang mengklaim meminum air es secara rutin bisa menyebabkan ginjal tergerus dan bermasalah adalah tidak benar.

    Publish date : 2023-09-07

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.