Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Megawati Pecat dan Batalkan Ganjar Jadi Capres PDIP
    Misleading Content

    [SALAH] Megawati Pecat dan Batalkan Ganjar Jadi Capres PDIP

    Jane DoePublish date2023-08-21
    Share
    Facebook

    Berita

    “MENGEJUTKAN!! SELURUH PARTAI DUKUNG ANIES, MEGAWATI STRES PECAT & BATALKAN GANJAR JADI CAPRES PDIP!”

    HASIL CEK FAKTA

    Kanal Youtube Rahasia Politik mengunggah video dengan klaim Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memecat dan membatalkan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden yang akan diusung PDIP. Pada judul video disebutkan bahwa Megawati stres karena seluruh partai memberikan dukungan kepada lawan Ganjar, Anies Baswedan.

    Setelah menonton keseluruhan video, tidak ditemukan informasi valid yang mendukung klaim pemecatan dan pembatalan Ganjar sebagai capres PDIP. Cuplikan dan narasi dalam video tidak saling berkaitan. Selain itu, narasi yang dibacakan dalam video identik dengan artikel yang diunggah Merdeka.com dengan judul “Anies Baswedan: Survei Nomor Tiga Kenapa Dijegal-jegal?” dan artikel milik Tribunnews dengan judul “Anies Baswedan: Survei Nomor Tiga Kenapa Dijegal-jegal?”

    Kedua artikel ini menjelaskan tentang tanggapan Anies Baswedan mengenai survei elektabilitas bakal calon presiden dari berbagai lembaga survei. Dalam hasil survei yang beredar, Anies selalu berada di urutan ketiga di bawah Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo. Anies meminta agar para pendukungnya tak perlu khawatir dengan hasil survei yang ada saat ini. Anies menyebut jika hasil survei sebaiknya dijadikan sebagai referensi bukan justru menjadi demotivasi.

    Mengenai isu jegal-menjegal, Anies menanggapi santai. Ia menganggap jika memang dari survei hanya berada di urutan ketiga, tidak perlu dilakukan penjegalan. Namun berbeda jika sebenarnya survei tersebut dimanipulasi dan membuatnya berada di urutan ketiga.

    Selain itu klaim mengenai seluruh partai mendukung Anies Baswedan dapat dipastikan adalah informasi yang salah. Dikutip dari Detik, Berikut ini kekuatan ketiga bacapres sesuai jumlah kursi DPR RI partai pendukungnya:

    1. Ganjar Pranowo
    Fraksi PDIP 128 kursi/22,26%
    Fraksi PPP 19 kursi/3,30%
    Total: 147 kursi/25,56%

    2. Prabowo Subianto
    Fraksi Partai Gerindra 78 kursi/13,57%
    Fraksi Partai Golkar 85 kursi/14,78%
    Fraksi PKB 58 kursi/10,09%
    Fraksi PAN 44 kursi/7,65%
    Total: 265 kursi/46,09%

    3. Anies Baswedan
    Fraksi Partai Nasdem 59 kursi/10,26%
    Fraksi Partai Demokrat 54 kursi/9,39%
    Fraksi PKS 50 kursi/8,70%
    Total: 163 kursi/28,35%

    KESIMPULAN

    Hasil periksa fakta Agnes Amungkasari.

    Tidak ada informasi mengenai pemecatan dan pembatalan Ganjar Pranowo menjadi capres PDIP. Narasi dalam video hanya menjelaskan tanggapan Anies Baswedan mengenai hasil survei elektabilitas dan isu penjegalan dirinya menjadi capres.

    Rujukan

    https://http–

    https://www.merdeka.com/politik/anies-baswedan-survei-nomor-tiga-kenapa-dijegal-jegal.html –

    https://wartakota.tribunnews.com/2023/05/20/disurvei-selalu-urutan-buncit-ini-jawaban-menohok-anies-soal-jegal-menjegal-pilpres-2024 –

    https://www.detik.com/sulsel/berita/d-6874708/peta-kekuatan-parpol-dpr-usai-golkar-pan-dukung-prabowo-capres

    Publish date : 2023-08-21

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.