Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Cek Fakta: Tidak Benar Dalam Video Ini Mantan Gubernur Nigeria Dihukum Cambuk karena Korupsi
    CekFakta

    Cek Fakta: Tidak Benar Dalam Video Ini Mantan Gubernur Nigeria Dihukum Cambuk karena Korupsi

    Jane DoePublish date2023-08-09
    Liputan 6
    Share
    Facebook

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video mantan Gubernur Nigeria dihukum cambuk karena korupsi, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 2 Agustus 2023.
    Unggahan klaim mantan Gubernur Nigeria dihukum cambuk karena korupsi menampilkan seorang yang tidak mengenakan baju diikat dipohon kemudian ada sejumlah orang yang menyabet badan orang yang diikat tersebut.
    Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut.
    "Ini di Siberia Bro 👌
    *Mantan Gubernur Nigeria tersandung kasus korupsi , sedang dihukum cambuk dan dimiskinkan . Semoga mantan para KORUPTOR & PENGKHIANAT Konstitusi di Indonesia mendapat hukuman yang setimpal dari rakyat Indonesia !!!*
    #HukumMatiParaKoruptor,🔥🔥🔥"
    Benarkah klaim video mantan Gubernur Nigeria dihukum cambuk karena korupsi? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    HASIL CEK FAKTA


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video mantan Gubernur Nigeria dihukum cambuk karena korupsi, dengan menangkap layar untuk dijadikan bahan penelusuran menggunakan Yandex.
     
     
     
    Penelusuran mengarah pada artikel berjudul "Kız kardeşini döven enişteye ceza! Ağaca bağladı ve..." yang dimuat situs yenialanya.com, pada 29 April 2023.
    Situs yenialanya.com memuat foto yang identik dengan klaim video.
     
    Situs yenialanya.com menyebutkan, laki-laki dalam video yang viral di Nigeria tersebut diikat karena melakukan pemukulan pada istrinya.
    Pihak keluarga sang istri marah mengetahui pemukulan tersebut, kemudian anggota keluarga mengikat tangannya ke pohon, lalu membalas dendam dengan mencambuknya sebanyak 200 kali.
    Penelusuran juga mengarah pada artikel berjudul "Kız kardeşinin kocası tarafından sürekli darp edildiğini iddia etti! Damadı ağaca bağlayıp cezalandırdı" yang dimuat situs mynet.com, pada 29 April 2023.
    Situs mynet.com mengulas tentang video yang identik dengan klaim.
    Situs mynet.com menyebutkan, lelaki yang diikat dengan pohon dalam video tersebut sedang menjalani hukuman karena telah memukuli istrinya di depan anak-anaknya.
    Hukuman dilakukan oleh kakak lelaki sang perempuan yang menjadi istri lelaki yang diikat di pohon. Selain diikat dipohon lelaki tersebut juga mendapat hukuman cambuk.
     
     
    Klaim:https://www.yenialanya.com/haber/14870631/kiz-kardesini-doven-enisteye-ceza-agaca-bagladi-ve
    https://www.mynet.com/kiz-kardesinin-kocasi-tarafindan-surekli-darp-edildigini-iddia-etti-damadi-agaca-baglayip-cezalandirdi-190101281730

    KESIMPULAN


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com menyebutkan klaim video mantan Gubernur Nigeria dihukum cambuk karena korupsi tidak benar.
    Lelaki yang diikat dengan pohon dalam video tersebut sedang menjalani hukuman karena telah memukuli istrinya di depan anak-anaknya.
    Pihak keluarga sang istri marah mengetahui pemukulan tersebut, kemudian anggota keluarga mengikat tangannya ke pohon, lalu membalas dendam dengan mencambuknya sebanyak 200 kali.

    Publish date : 2023-08-09

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.