Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»TRUE»Benarkah pemerintahan Presiden Jokowi sudah memperkuat pertahanan dan keamanan di luar kawasan Pulau Jawa?
    TRUE

    Benarkah pemerintahan Presiden Jokowi sudah memperkuat pertahanan dan keamanan di luar kawasan Pulau Jawa?

    Jane DoePublish date2019-03-30
    Tempo
    Share
    Facebook

    Berita

    Calon presiden nomor 1, Joko Widodo, mengatakan pemerintahannya sudah memperkuat pertahanan dan keamanan di luar kawasan Pulau Jawa. Pembangunan itu di antaranya divisi tiga Kostrad di Goa, kemudian Komando Angkatan Udara di Biak, dan armada tiga Angkatan Laut di Sorong ini.

    “Ini sudah proses pembangunan dan segera akan jadi, saya juga telah memerintahkan untuk gelar pasukan di empat titik penting gelar pasukan terintegrasi yaitu di Natuna sebelah barat, kemudian di Morotai sebelah timur kemudian di Saumlaki, dekat Masela itu, di sebelah selatan dan kemudian di Biak,” kata Jokowi dalam debat capres putaran keempat, 30 Maret 2019 di Hotel Shangrilla, Jakarta.

    HASIL CEK FAKTA

    Pada 2018, Indonesia membangun empat satuan baru dan memutuskan pergantian nama satuan TNI di Markas Komando Armada III Sorong, Papua Barat. Empat satuan baru itu yakni Divisi Infanteri 3/Kostrad, Komando Armada (Koarmada) III TNI AL, Pasmar 3 Korps Marinir TNI AL dan Komando Operasi Angkatan Udara (Koopsau) III. Adapun pergantian nama satuan TNI yaitu Komando Armada RI Wilayah Barat (Koarmabar) menjadi Koarmada-I dan Komando Armada RI Wilayah Timur (Koarmatim) menjadi Koarmada-II.

    Hal tersebut merupakan bagian dari rencana TNI yang telah tertuang dalam Peraturan Presiden Nomer 10 Tahun 2010 dan Peraturan Presiden Nomer 62 Tahun 2016 serta Program 100 hari kerja Panglima TNI.

    Selain itu pada 18 Desember 2018, Indonesia meresmikan satuan pertahanan terintegrasi di Natuna, Kepulauan Riau. Setelah di Natuna, Indonesia membangun Satuan TNI Terintegrasi di Morotai, Biak.

    Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Hadi menerangkan peresmian Satuan TNI Terintegrasi Natuna ini merupakan langkah finalisasi, salah satu program perencanaan strategis (renstra) jangka menengah untuk membangun kekuatan TNI yang diharapkan mampu memberikan daya tangkal (detterence effect) terhadap ancaman khususnya di perbatasan.

    KESIMPULAN

    Rujukan

    https://cekfakta.tempo.co/fakta/177/fakta-atau-hoaks-benarkah-pemerintahan-presiden-jokowi-sudah-memperkuat-pertahanan-dan-keamanan-di-luar-kawasan-pulau-jawa

    Publish date : 2019-03-30

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.