Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Partai Komunis Cina Biayai Kampanye Ganjar Sebesar Rp200 Juta serta Adanya Kampanye dan Petunjuk Pemilu Berbahasa Mandarin
    Misleading Content

    [SALAH] Partai Komunis Cina Biayai Kampanye Ganjar Sebesar Rp200 Juta serta Adanya Kampanye dan Petunjuk Pemilu Berbahasa Mandarin

    Jane DoePublish date2023-07-19
    Share
    Facebook

    Berita

    “Walah-Walah pilpres 2024 yang punya gawe bangsa Indonesia, kok ada petunjuk pemilu berbahasa china ini untuk siapa kalau bukan untuk mengalahkan Anies dengan cara curang…. gawat, gawat, gawat kalau bangsa indonesia gak cermat dan peka…. ”

    HASIL CEK FAKTA

    Sebuah unggahan beredar melalui media sosial Facebook yang kembali membahas mengenai kampanye berbahasa Mandarin, yang diduga dilakukan untuk mengalahkan salah satu pihak di dalam Pilpres 2024 mendatang. Di dalam unggahan juga terdapat 2 video rekaman suara yang dilampirkan. Pertama, video rekaman suara yang berisi informasi dari seseorang yang mengaku Kolonel PPIR Yananto Baroto, yang menyatakan bahwa terdapat tata cara kampanye serta petunjuk-petunjuk pemilu yang berbahasa Mandarin. Kedua, video rekaman dengan foto Ganjar Pranowo yang menyatakan bahwa Ganjar Pranowo telah dipersiapkan oleh Partai Komunis Cina sejak tiga tahun lalu dan telah disokong dengan dana operasi pemenangan sebesar Rp200 Juta untuk satu kali kegiatan.

    Namun setelah melakukan penelusuran terkait kebenaran informasi ini, terdapat beberapa kekeliruan yang terkandung di dalamnya. Pertama, tentang kampanye dan tata cara pemilu yang berbahasa Mandarin menuju Pilpres 2024. Isu ini telah terverifikasi sebagai hoaks lama dan telah dibuatkan artikelnya di turnbackhoax.id pada Januari 2023 lalu. Selain itu, perihal nama seorang kolonel yang disebut di dalam rekaman, tidak didapati data yang valid untuk mengonfirmasi sosok Kolonel PPIR Yananto baroto.

    Kedua mengenai pendanaan terhadap operasi pemenangan Ganjar oleh Partai Komunis Cina. Sampai saat ini, belum ada kabar yang valid untuk mengonfirmasi hal ini. Gambar Ganjar Pranowo yang duduk dengan beberapa orang di dalam video merupakan gambar Ganjar Pranowo dengan beberapa pengusaha yang ada di Jawa Timur, yang menyatakan dukungannya untuk mendukung Ganjar pada Pilpres 2024.

    Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa unggahan dengan klaim yang menyebutkan adanya kampanye dan petunjuk pemilu berbahasa Mandarin, serta klaim tentang Ganjar Pranowo yang telah dipersiapkan Partai Komunis Cina dan dibiayai sebesar Rp 200 Juta untuk setiap kegiatan kampanyenya, merupakan klaim hoaks kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil Periksa Fakta Gabriela Nauli

    Faktanya, klaim-klaim tersebut merupakan hoaks. Tidak ada informasi yang valid untuk dapat menjelaskan dan mengonfirmasi kebenarannya.

    Rujukan

    https://narasi.tv/read/narasi-daily/video-pertemuannya-dengan-ganjar-viral-ini-profil-teguh-kinarto-yang-sempat-diperiksa-kpk

    https://turnbackhoax.id/2023/01/30/salah-kolonel-tni-aktif-mempertanyakan-kampanye-dan-tata-cara-pencoblosan-berbahasa-mandarin/

    https://reportaseindonesia.com/ganjar-pranowo-temui-sekretaris-partai-komunis-china-fujian-kuasai-ekonomi-batang-jateng/

    Publish date : 2023-07-19

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.