Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»False Context»[SALAH] Video “Dengan Tegas Panglima TNI Minta Panji Gumilang Di Hukum Mati!”
    False Context

    [SALAH] Video “Dengan Tegas Panglima TNI Minta Panji Gumilang Di Hukum Mati!”

    Jane DoePublish date2023-07-23
    Share
    Facebook

    Berita

    NARASI: “Dengan Tegas Panglima TNI Minta Panji Gumilang Di Hukum Mati! Terbukti Meng4nc4m Keutuhan NKRI!”.

    HASIL CEK FAKTA

    SUMBER membagikan konten dengan konteks informasi yang SALAH sehingga menyebabkan kesimpulan yang MENYESATKAN, FAKTA: video sebenarnya berisi potongan-potongan foto yang isinya TIDAK sesuai dengan judul dan deskripsi.

    Salah satu sumber foto yang ditampilkan di video SUMBER dengan konteks yang BENAR, KOMPAS.com pada 23 Nov 2022: “Pengamat Militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi, menduga, Presiden Joko Widodo bakal mengusulkan KSAL Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI untuk menggantikan Jenderal Andika Perkasa yang segera memasuki masa pensiun

    Sumber foto lainnya, Dwipa News pada 30 Mar 2016: “MANADO — Pasca bentrokan warga di Desa Basaan Kabupaten Minahasa Tenggara pada Sabtu (26/03/2016) akhir pekan lalu, aparat gabungan TNI Polri yang bertugas di lokasi, menyita ratusan senjata tajam dan senjata api rakitan dari rumah warga.

    Berkaitan dengan foto pertama, hasil pencarian Google News dengan kata kunci “Jokowi Diprediksi Pilih KSAL Jadi Panglima TNI”.

    Berkaitan dengan foto kedua, KOMPASTV di YouTube pada 26 Mar 2016: “Sementara itu pasca kerusuhan antar warga di Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, petugas gabungan dari TNI dan Polri masih terus disiagakan menjaga desa Basaan Atas, dan Desa Basaan Pante, Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara.”

    KESIMPULAN

    MENYESATKAN, memelintir konteks. FAKTA: video sebenarnya berisi potongan-potongan foto yang konteksnya TIDAK sesuai dengan judul dan deskripsi.

    Rujukan

    https://http[1] firstdraftnews.org: “Memahami gangguan informasi” (Google Translate),

    https://bit.ly/3wHx0lO /

    https://archive.ph/iCp3w (arsip cadangan). [2] kompas.com: “Punya Cita-cita Bangun RI Jadi Poros Maritim, Jokowi Diprediksi Pilih KSAL Jadi Panglima TNI”,

    https://bit.ly/44OtAx6 /

    https://archive.ph/i0p1G (arsip cadangan). [3] dwipanews.com: “Pasca Bentrokan di Minahasa Tenggara, Aparat Sita Ratusan Senjata”,

    https://bit.ly/44y5CXu /

    https://archive.ph/ab9A3 (arsip cadangan). [4] google.com,

    https://bit.ly/3DujjdP /

    https://archive.ph/MI54w (arsip cadangan). [5] youtube.com: “Rumah Warga Terbakar Akibat Bentrokan”,

    https://bit.ly/3K2Wz8M /

    https://archive.ph/YDz38 (arsip cadangan).

    Publish date : 2023-07-23

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.