Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Manipulated Content»[SALAH] Obat AZT Membunuh Pasien Penyintas HIV
    Manipulated Content

    [SALAH] Obat AZT Membunuh Pasien Penyintas HIV

    Jane DoePublish date2023-06-29
    Share
    Facebook

    Berita

    “AZT is what killed a majority of the AIDS patients. Not the virus. Fauci pulled the same shit. Blocked off label drugs to promote AZT and he recently did it with the shots. Said both were “Safe and Effective” they were neither. He also experimented on NYC orphan black and brown children in the 80s with AIDS drugs. Many got sick – some even died. Look it up. It’s a fact. They called us murderers If we didn’t take the shit and now it’s all coming out. It was a huge scam and pay day. Look in my stories – Cleveland Clinic just released a peer reviewed paper that proved the more shots you got the higher your chances were of getting Covid. My question is when will the rage so many directed at the non-compliant be re-directed at the perpetrators of this fraud? #thegreatawakeninguncensored #therealanthonyfaucibook”
    Terjemahan:

    “AZT adalah obat yang membunuh sebagian besar pasien AIDS. Bukan virusnya. Fauci melakukan hal yang sama. Memblokir obat label untuk mempromosikan AZT dan dia baru-baru ini melakukannya dengan suntikan. Mengatakan keduanya “Aman dan Efektif”, mereka juga tidak. Dia juga bereksperimen pada anak-anak hitam dan coklat yatim piatu NYC di tahun 80-an dengan obat AIDS. Banyak yang sakit – bahkan ada yang meninggal. Lihat itu. Itu fakta. Mereka menyebut kami pembunuh Jika kami tidak mengambil omong kosong dan sekarang semuanya keluar. Itu adalah penipuan besar dan hari pembayaran. Lihat di cerita saya – Klinik Cleveland baru saja merilis makalah peer review yang membuktikan semakin banyak suntikan yang Anda dapatkan, semakin tinggi peluang Anda terkena Covid. Pertanyaan saya adalah kapan kemarahan yang begitu banyak diarahkan pada ketidakpatuhan diarahkan kembali pada pelaku penipuan ini? #thegreatawakeninguncensored #therealanthonyfaucibook”

    HASIL CEK FAKTA

    Beredar sebuah video di Instagram dengan yang mengklaim bahwa obat AZT (zidovudine), yang selama ini digunakan untuk penyembuhan penyakit AIDS, nyatanya malah membunuh sebagian besar pasien AIDS.

    Setelah ditelusuri klaim tersebut salah, faktanya obat AZT bekerja dengan mengganggu proses replikasi HIV, sehingga dapat mengurangi jumlah virus dalam darah dan memperlambat perkembangan penyakit AIDS. Mengutip dari Alodokter.com, obat HIV ini dapat menghambat enzim reverse transcriptase yang digunakan virus HIV untuk memperbanyak diri. Virus HIV menyerang sistem kekebalan tubuh dan membuat tubuh rentan terhadap infeksi. Zidovudine dapat mengurangi jumlah virus HIV dan memperbaiki kerja sistem kekebalan tubuh.

    Dilansir dari AFP, Kristen Nordlund, juru bicara Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), menyebut bahwa obat AZT masih dianggap sebagai terobosan yang signifikan untuk menanggulangi penyakit HIV/AIDS.

    Dengan demikian, Obat AZT Membunuh Pasien Penyintas HIV adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil periksa fakta Mochamad Marcell

    Faktanya Obat AZT bekerja dengan mengganggu proses replikasi HIV, sehingga dapat mengurangi jumlah virus dalam darah dan memperlambat perkembangan penyakit. Selengkapnya pada bagian penjelasan.

    Rujukan

    https://factcheck.afp.com/doc.afp.com.33HH82G

    https://www.alodokter.com/zidovudine

    Publish date : 2023-06-29

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.