Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Artikel Slay: Yuval Noah Harari, Penasihat Senior untuk Forum Ekonomi Dunia, Menyerukan AI untuk Menulis Ulang Alkitab untuk Membuat Agama yang “Benar”
    Misleading Content

    [SALAH] Artikel Slay: Yuval Noah Harari, Penasihat Senior untuk Forum Ekonomi Dunia, Menyerukan AI untuk Menulis Ulang Alkitab untuk Membuat Agama yang “Benar”

    Jane DoePublish date2023-06-28
    Share
    Facebook

    Berita

    (Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia):

    “WEF (Forum Ekonomi Dunia) menyerukan AI untuk menulis ulang Alkitab untuk membuat ‘Agama yang memang benar”.

    “Yuval Noah Harari, penasihat senior untuk WEF dan ketua WEF, Klaus Schwab, berpendapat bahwa menggunakan AI untuk menggantikan kitab suci akan menciptakan ‘agama yang benar’ yang bersatu”.

    HASIL CEK FAKTA

    Kanal berita Slay menulis berita yang menyatakan bahwa Yuval Noah Harari, yang merupakan penasihat senior untuk Forum Ekonomi Dunia, menyerukan penggunaan AI untuk menulis ulang Alkitab supaya dapat menciptakan agama yang dianggap “lebih benar” pada forum WEF 2020 lampau. Artikel berita yang dipublikasikan pada 10 Juni 2023 tersebut telah banyak dibagikan ulang di berbagai kanal media sosial.

    Berdasarkan hasil penelusuran, berita tersebut menyesatkan. Dilansir dari situs resmi World Economic Forum, Yuval Noah Harari merupakan sejarawan, filsuf dan professor dari The Hebrew University of Jarussalem, bukan penasihat senior untuk WEF.

    Selain itu, Yuval Noah Harari memang menjadi salah satu narasumber di WEF 2020, namun tidak terdapat pembahaan mengenai imbauan untuk AI menulis ulang Alkitab pada saat itu. Dilansir dari situs resmi WEF, Yuval menitikberatkan tiga tantangan terbesar bagi masyarakat dunia di masa depan saat berbicara di WEF 2020 yaitu: perang nuklir, keruntuhan ekologis dan gangguan teknologi. Tidak disebutkan mengenai AI dan alkitab sama sekali.

    Dengan demikian, berita yang dipublikasikan oleh kanal berita Slay merupakan konten yang menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil periksa fakta Evarizma Zahra.

    Konten yang menyesatkan. Yuval Noah Harari merupakan pembicara yang diundang pada Forum Ekonomi Dunia tahun 2020, bukan penasihat senior untuk forum tersebut. Serta, diskusi beliau pada WEF 2020 menitikberatkan kepada tiga tantangan terbesar bagi masyarakat dunia di masa depan, bukan menyerukan AI untuk menulis ulang Alkitab.

    Rujukan

    https://www.weforum.org/people/yuval-noah-harari

    Publish date : 2023-06-28

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.