Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Cina Tagih Hutang Mau Dibayar Dengan Uang Atau 200 Juta Rakyat Tiongkok Komunis Menetap Secara Permanen di Indonesia
    Misleading Content

    [SALAH] Cina Tagih Hutang Mau Dibayar Dengan Uang Atau 200 Juta Rakyat Tiongkok Komunis Menetap Secara Permanen di Indonesia

    Jane DoePublish date2023-06-16
    Share
    Facebook

    Berita

    “Akhirnya China Komunis XI JIN Ping menagih hutang ke Indonesia setelah tahu nama Anies Rasyid Baswedan mendunia China menagih mau dibayar dengan uang atau 200 juta rakyat Tiongkok Komunis menetap secara permanen di Indonesia terutama di Kalimantan, akhirnya kebohongan pasti terbongkar JKW membangun IKN hanya untuk rakyat Komunis Tiongkok, dan kebenaran pasti muncul di permukaan..
    Indonesia telah porak poranda secara paripurna saat ini, Indonesia dalam bahaya yang dilakukan oleh Rezim..
    Allah SWT telah membuka satu demi satu…:middle_finger::-1:”

    HASIL CEK FAKTA

    Sebuah akun Facebook bernama Giwangkara Sumirat mengunggah cuplikan video seorang presenter yang sedang membacakan berita serta terdapat tambahan narasi klaim Cina menawarkan tagihan dibayar pakai uang atau 200 juta rakyat Tiongkok Komunis menetap secara permanen di Indonesia terutama di Kalimantan.

    Berdasarkan penelusuran, dengan menggunakan kata kunci ‘china’s hidden debt WION’. Penelusuran mengarah pada video berjudul “Gravitas: 165 countries owe at least $385 billion to China” yang diunggah akun YouTube resmi situs berita wionews.com asal India.

    Video yang diunggah akun YouTube tersebut identik dengan klaim, berikut narasi pembawa berita Palki Sharma yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

    Dalam pembahasannya, pemberitaan itu menyebutkan skema pinjaman hutang yang diberikan pemerintah Cina terhadap banyak negara, salah satunya Indonesia.

    Video tersebut mengulas tentang jebakan hutang China yang menguras uang peminjamnya karena biaya proyek yang meningkat di luar kesepakatan, salah satunya adalah proyek kereta cepat yang didanai Cina.
    .
    Tidak ada klaim yang menyebutkan bahwa Presiden China Xi Jinping tagih uang pembayaran utang atau 200 juta rakyatnya menetap permanen di Indonesia.

    KESIMPULAN

    Informasi menyesatkan. Video asli dari cuplikan tersebut mengulas tentang jebakan utang China yang menguras uang peminjamnya karena biaya proyek yang meningkat di luar kesepakatan. Tidak ada perkataan bahwa 200 juta rakyat Rakyat Tiongkok Komunis Menetap Secara Permanen di Indonesia apabila hutang tidak dibayarkan.

    Rujukan

    https://youtu.be/Xz27U7yYfcY

    https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/5318559/cek-fakta-tidak-benar-berita-presiden-china-tagih-utang-atau-dibayar-dengan-200-juta-rakyatnya-menetap-di-indonesia

    Publish date : 2023-06-16

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.