Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] “Peringatan Dr. Sucharit Bhakdi kepada Dunia”
    Misleading Content

    [SALAH] “Peringatan Dr. Sucharit Bhakdi kepada Dunia”

    Jane DoePublish date2023-05-24
    Share
    Facebook

    Berita

    Akun Twitter Dokter Tifa (twitter.com/DokterTifa) pada 13 Mei 2023 mengunggah sebuah tautan video dengan judul “Dr. Sucharit Bhakdi’s Warning to the World” dengan narasi:

    “Untuk diperhatikan kepada semua penerima vaksin C0^1D Kepada para Pejabat dan Nakes saya sarankan sering sholat taubat.”

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan hasil penelusuran, adannya video dengan judul “Dr. Sucharit Bhakdi’s Warning to the World” merupakan konten yang menyesatkan.

    Faktanya, pada tahun 2020 dan 2021 Sucharit Bhakdi menjadi sumber misinformasi terkemuka tentang pandemi COVID-19, mengklaim bahwa pandemi itu “palsu” dan bahwa vaksin COVID-19 akan memusnahkan populasi dunia.

    Dilansir berbagai sumber, Sucharit Bhakdi adalah pensiunan ahli mikrobiologi Thailand-Jerman. Dia adalah seorang profesor di Universitas Mainz, di mana dia adalah kepala Institut Mikrobiologi Medis dan Kebersihan. Namun pada Oktober 2020, Universitas Mainz mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa mereka tidak mendukung pandangan Bhakdi.

    Pada tahun 2021, penerbit Bhakdi memutuskan hubungan setelah munculnya video online di mana Bhakdi membuat komentar antisemit.

    Klaim Bhakdi, khususnya dalam video YouTube-nya dan dalam buku Corona Fehlalarm?, telah diperiksa faktanya secara ekstensif dan ditemukan tidak berdasar, menyesatkan, atau salah.

    Selain itu di Jerman, kegiatan pengecekan fakta mencakup artikel di ZDF, pemeriksa fakta independen Austria Mimikama, dpa, SWR3 dan organisasi nirlaba Jerman correctiv.org. Pada Maret 2020, ZDF mengatakan “Tesisnya tidak ilmiah, jumlahnya terlalu rendah”, Mimikama mengatakan bahwa pernyataannya “bertentangan dengan konsensus ilmiah banyak ahli, profesor, dan kolega dan digambarkan sebagai sebagian besar meragukan, tidak ilmiah, dan tidak benar”.

    Correctiv memeriksa fakta salah satu video YouTube Bhakdi pada Juni 2020, dan menemukan sejumlah klaim bermasalah, termasuk klaim bahwa vaksin COVID-19 apa pun akan “tidak ada gunanya”, dan bahwa virus tersebut tidak menimbulkan ancaman lebih dari influenza.

    KESIMPULAN

    Pada tahun 2020 dan 2021 Sucharit Bhakdi menjadi sumber misinformasi terkemuka tentang pandemi COVID-19, mengklaim bahwa pandemi itu “palsu” dan bahwa vaksin COVID-19 akan memusnahkan populasi dunia.

    Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

    Rujukan

    https://en.wikipedia.org/wiki/Sucharit_Bhakdi

    https://web.archive.org/web/20210719062122/

    https://www.swr.de/swraktuell/rheinland-pfalz/mainz/bhakdi-universitaet-mainz-corona-100.html

    https://www.algemeiner.com/2021/07/16/jews-learned-evil-from-nazis-leading-covid-19-conspiracy-theorist-in-germany-loses-publisher-over-antisemitic-comments/

    https://www.usatoday.com/story/news/factcheck/2021/04/30/fact-check-covid-19-vaccines-dont-cause-death-wont-depopulate-planet/7411271002/

    https://www.poynter.org/?ifcn_misinformation=according-to-the-microbiologist-dr-sucharit-bhakdi-people-who-test-positive-but-have-no-symptoms-of-the-covid-19-should-not-be-obligated-to-follow-quarantine-rules-also-he-stated-that-vaccines-fo

    https://www.poynter.org/?ifcn_misinformation=dr-sucharit-bhakdis-multiple-coronavirus-allegations

    https://leadstories.com/hoax-alert/2021/04/fact-check-covid-shots-are-not-set-to-contribute-to-the-decimation-of-the-world’s-population.html

    https://www.mimikama.org/arzt-verharmlost-coronavirus-faktencheck/

    https://www.br.de/nachrichten/wissen/bhakdis-brief-an-die-kanzlerin-was-ist-dran-an-seinen-fragen,RutYDhd

    Publish date : 2023-05-24

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.