Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] “viralkan lokasi belum diketahui seorang bayi dibanting oleh bapaknya”
    Misleading Content

    [SALAH] “viralkan lokasi belum diketahui seorang bayi dibanting oleh bapaknya”

    Jane DoePublish date2023-05-17
    Share
    Facebook

    Berita

    NARASI: “Subhanalloh tolong viralkan sebanyak” nya semoga cepat ketangkap lokasi belum diketahui 🙏🙏seorang bayi dibanting oleh bapaknya miris jaman sekrang 🥹😤😤😤”.

    HASIL CEK FAKTA

    SUMBER membagikan konten tanpa konteks yang jelas sehingga menimbulkan kesimpulan yang MENYESATKAN, FAKTA: peristiwa terjadi di kota Baoji, provinsi Shaanxi di Tiongkok pada tahun 2020 lalu.

    Salah satu sumber yang membagikan video yang identik dengan konteks yang BENAR, Daily Star pada 21 Agu 2020: “Seorang ayah yang kejam telah difilmkan dengan kasar melemparkan putranya yang masih balita ke sofa setelah berselisih dengan pasangannya atas hak asuh anak tersebut. Pria, yang diidentifikasi dengan nama keluarga Liu, diduga dipicu oleh alkohol ketika dia bertengkar dengan pacarnya, Ms Feng, di rumah mereka di kota Baoji, provinsi Shaanxi China. …” (Google Translate)

    Artikel lainnya yang berkaitan, China Daily pada 25 Agu 2020: “Jaksa di provinsi Shaanxi telah menyetujui penangkapan seorang pria yang diduga melemparkan putranya hingga tewas, Beijing News melaporkan pada hari Senin. Kejaksaan rakyat di distrik Jintai Baoji mengatakan kepada surat kabar bahwa pria bermarga Liu itu telah ditangkap karena diduga sengaja melukai. …” (Google Translate)

    Sebelumnya dibagikan dengan narasi lokasi peristiwa terjadi di Turki yang telah diklarifikasi oleh otoritas setempat, Olaylaratercuman.com pada 24 Agu 2020: “Dalam sebuah video yang dibagikan di media sosial, gambar bayi yang diangkat ke udara dan dilempar ke tanah membekukan darah. Sementara warga mengira kejadian itu terjadi di Turki; Kementerian Keamanan dan Keluarga, Tenaga Kerja dan Layanan Sosial mengumumkan bahwa situasi yang menyakitkan terjadi di Tiongkok. …” (Google Translate)

    KESIMPULAN

    Membagikan video tanpa konteks yang jelas sehingga menimbulkan kesimpulan yang MENYESATKAN, FAKTA: peristiwa terjadi di kota Baoji, provinsi Shaanxi di Tiongkok pada tahun 2020 lalu.

    Rujukan

    https://http[1] firstdraftnews.org: “Memahami gangguan informasi” (Google Translate),

    https://bit.ly/3wHx0lO /

    https://archive.ph/iCp3w (arsip cadangan). [2] dailystar.co.uk: “Ayah mabuk melempar balita menangis, 2, ke sofa berturut-turut atas hak asuh anak” (Google Translate),

    https://archive.ph/BZ6L4 (arsip cadangan) /

    https://bit.ly/3OkkqDT &

    https://archive.ph/otnFA (tautan ke artikel dan arsip cadangan dengan bahasa asli, English). [3] chinadaily.com.cn: “Ayah ditangkap karena melempar putranya sampai mati” (Google Translate),

    https://archive.ph/ZwlGW (arsip cadangan) /

    https://bit.ly/3Ib62tp &

    https://archive.ph/5PXgJ (tautan ke artikel dan arsip cadangan dengan bahasa asli, English). [4] olaylaratercuman.com: “Pembunuh yang mengangkat bayi itu dan melemparkannya ke tanah mengangkat media sosial! Momen memilukan di depan kamera” (Google Translate),

    https://archive.ph/SC90Y (arsip cadangan) /

    https://bit.ly/41HbD1u &

    https://archive.ph/njyc4 (tautan ke artikel dan arsip cadangan dengan bahasa asli, Turki).

    Publish date : 2023-05-17

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.