Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Pimpinan IKN Kompak Mundur karena Takut Dipenjara
    Misleading Content

    [SALAH] Pimpinan IKN Kompak Mundur karena Takut Dipenjara

    Jane DoePublish date2023-05-12
    Share
    Facebook

    Berita

    “Pimpinan IKN Kompak Mundur Bareng-bareng Gegara Takut Masuk Penjara Setelah Jokowi Lengser”

    HASIL CEK FAKTA

    Akun Twitter @OposisiCerdas mengunggah cuitan berisi klaim bahwa pimpinan IKN kompak mundur karena takut masuk penjara setelah lengsernya Presiden Joko Widodo. Dalam cuitan tersebut dilampirkan tautan yang mengarah ke artikel pada website Opisisi Cerdas dengan judul “Pimpinan IKN Kompak Mundur Bareng-bareng Gegara Takut Masuk Penjara Setelah Jokowi Lengser”.

    Dalam artikel tersebut menjelaskan bahwa sejumlah Pimpinan Otorita Ibu Kota Negara (IKN) yang ditunjuk Presiden Joko Widodo baru-baru ini telah mengundurkan diri secara diam-diam. Pimpinan ibu kota negara di Kalimantan Timur itu disebut mengundurkan diri dalam waktu yang bersamaan tanpa sepengetahuan media.

    Kabar hengkangnya para petinggi IKN itu pertama kali disampaikan oleh Said Didu. Kabar itu disebarluaskan oleh mantan Sekretaris Badan Usaha Milik Negara lewat sebuah cuitan di akun Twitternya.

    Kendati mengklaim sejumlah petinggi IKN telah mengundurkan diri, namun Said Didu tidak menyebutkan nama-nama petinggi IKN yang memilih mundur. Ia mengatakan mereka mundur karena takut dijebloskan ke penjara setelah Jokowi lengser pada 2024 mendatang.

    Lantaran para petinggi IKN itu mundur, Said Didu mengatakan Presiden Joko Widodo langsung putar otak agar mega proyek yang kini tengah dikebut itu tetap berjalan. Untuk itu kepala negara menunjuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mengambil alih proyek tersebut.

    Dilansir dari Viva, Wakil Kepala Otorita IKN Dhony Rahajoe menegaskan informasi soal pimpinan Otorita IKN mengundurkan diri itu merupakan kabar bohong atau hoax.

    Selebihnya, Dhony mengungkap sampai saat ini pimpinan Otorita IKN masih bekerja dengan kompak menyelesaikan tugas sesuai dengan aturan dalam Undang-undang Ibu Kota Negara (IKN).

    KESIMPULAN

    Hasil periksa fakta Agnes Amungkasari.

    Wakil Kepala Otorita IKN Dhony Rahajoe menegaskan informasi soal pimpinan Otorita IKN mengundurkan diri itu merupakan kabar bohong atau hoax.

    Rujukan

    https://twitter.com/msaid_didu/status/1655016403181899778

    https://www.oposisicerdas.com/2023/05/pimpinan-ikn-kompak-mundur-bareng.html

    https://www.viva.co.id/berita/nasional/1598101-said-didu-sebut-pimpinan-ikn-mundur-wakil-kepala-otorita-itu-hoax?page=all

    https://money.kompas.com/read/2023/05/08/195000226/pejabat-otorita-ikn-disebut-mundur-dari-jabatan-wakil-kepala–itu-hoaks

    Publish date : 2023-05-12

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.