Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Cek Fakta: Hoaks Artikel Sebut PDIP Tak Butuh Suara Umat Islam dalam Pemilu
    CekFakta

    Cek Fakta: Hoaks Artikel Sebut PDIP Tak Butuh Suara Umat Islam dalam Pemilu

    Jane DoePublish date2023-04-30
    Liputan 6
    Share
    Facebook

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan artikel yang menyebut PDIP tidak butuh suara umat Islam dalam Pemilu. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 26 April 2023.
    Dalam postingannya terdapat artikel berjudul "Suara Melimpah, PDI Perjuangan Tak Butuh Suara Umat Islam dalam Pemilu"
    Lalu benarkah postingan artikel yang menyebut PDIP tidak butuh suara umat Islam dalam Pemilu?

    HASIL CEK FAKTA


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan memasukkan kata kunci "Suara Melimpah, PDI Perjuangan Tak Butuh Suara Umat Islam dalam Pemilu" di mesin pencarian Google.
    Hasilnya ada artikel yang identik dengan postingan. Artikel itu diunggah pada 28 April 2022 pukul 18.44 WIB atau sama dengan postingan oleh Lamongantoday.pikiran-rakyat.com.
    Nama penulis dan gambar yang digunakan juga identik yakni Nugroho dan foto Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Namun dalam artikel asli berjudul "Suara Melimpah, PDI Perjuangan Tak Butuh Suara Umat Islam dalam Pemilu, Cek Fakta".
    Berikut isi artikelnya:
    "LAMONGAN TODAY - Beredar narasi bahwa Suara Melimpah, PDI Perjuagan Tak Butuh Suara Umat Islam dalam Pemilu.
    Adapun narasi Suara Melimpah, PDI Perjuagan Tak Butuh Suara Umat Islam dalam Pemilu sebagai berikut:
    “Viralkan…. dari kesombongan
    PDIP TIDAK BUTUH SUARA UMAT ISLAM
    KETUM pdi-p megawati soekarno putri”
    Akun Twitter kasep MUHIBIN (@Kasep91150177) mengunggah cuitan berupa foto baliho yang berisi pesan bahwa PDIP tidak butuh suara umat islam bersama dengan beberapa logo partai lain.
    Seperti PKB, PPP, Hanura, Golkar, Nasdem, dan Perindo.
    Cuitan yang diunggah pada 20 April 2022 telah mendapat atensi berupa 18 retweet dan 30 suka.
    Berdasarkan hasil penelusuran, foto baliho tersebut adalah hasil suntingan dari baliho berlogo Pemerintahan Kota Padang dan Provinsi Sumatera Barat.
    Foto asli dari baliho yang pernah diunggah oleh akun Facebook Turiesno Aris pada 11 November 2017 berisi pesan istri kepada suami untuk mencari rezeki yang halal.
    Baliho asli ini kemudian disunting sedemikian rupa setelah adanya pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang tidak takut ditinggal para pemilih dari kalangan muslim karena mendukung pengesahan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang Ormas menjadi undang-undang di tahun 2017.
    Sebagai tambahan, hoaks yang sama pernah dibahas dalam artikel Turn Back Hoax berjudul [DISINFORMASI] “Billboard Bertuliskan PDIP Tidak Butuh Suara Umat Islam” yang terbit pada 19 Desember 2017.
    Dengan demikian, cuitan akun Twitter dikategorikan sebagai Konten yang Dimanipulasi.
    Faktanya, foto tersebut merupakan hoaks yang telah beredar sejak tahun 2017. Foto tersebut merupakan hasil suntingan dari baliho berlogo Pemerintahan Kota Padang dan Sumatera Barat berisi pesan istri kepada suami."

    KESIMPULAN


    Postingan artikel yang menyebut PDIP tidak butuh suara umat Islam dalam Pemilu adalah tidak benar. Faktanya judul dalam artikel itu telah disunting.

    Rujukan

    https://lamongantoday.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-774370685/suara-melimpah-pdi-perjuangan-tak-butuh-suara-umat-islam-dalam-pemilu-cek-fakta

    Publish date : 2023-04-30

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.