Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] CEO MODERNA AKUI PRODUKSI 100.000 DOSIS VAKSIN SEBELUM PANDEMI DIMULAI
    Misleading Content

    [SALAH] CEO MODERNA AKUI PRODUKSI 100.000 DOSIS VAKSIN SEBELUM PANDEMI DIMULAI

    Jane DoePublish date2023-04-27
    Share
    Facebook

    Berita

    CEO Moderna Stephanne Bancel mengakui bahwa perusahaannya sudah memproduksi 100.000 dosis Vaksin COvid-19 pada tahun 2019 sebelum Pandemi di mulai.
    Ini bukti tak terbantahkan bahwa PANDIMI itu HOAX dan VAKSIN C-19 itu untuk IDENTITAS INDIVIDU dan PENGURANGAN POPULASI MANUSIA

    HASIL CEK FAKTA

    Beredar video dari akun facebook bernama Om Brewoxs Cbr dengan klaim narasi yang menyatakan bahwa CEO Moderna Stephanne Bancel mengakui bahwa perusahaannya sudah memproduksi 100.000 dosis Vaksin Covid-19 pada tahun 2019 sebelum pandemi di mulai.

    Setelah dilakukan penelusuran, potongan video yang menampilkan wawancara dengan CEO Moderna Stephane Bancel tersebut identik dengan video potongan dari channel youtube The Straits Times berjudul “State of the pandemic | Davos 2023” yang diunggah pada 18 Januari 2023.

    Dikutip dari healthfeedback.org, ucapan Bancel dalam video tersebut telah disalahartikan oleh akun tersebut. Pernyataan sebenarnya dari Bancel adalah sebagai berikut:

    “Kabar baiknya dibandingkan dengan tahun 2020, di mana kita berada saat ini, adalah kita berada pada kapasitas produksi. Seperti yang Seth ketahui, ketika pandemi terjadi, Moderna telah memproduksi 100.000 dosis di tahun 2019 sepanjang tahun”.

    Dalam pernyataannya Bancel mengomentari kapasitas produksi Moderna secara umum pada tahun 2019 untuk semua jenis vaksin bukan pada vaksin Covid-19.

    Berdasarkan penjelasan di atas, klaim bahwa CEO Moderna Stephanne Bancel mengakui bahwa perusahaannya sudah memproduksi 100.000 dosis Vaksin Coovid-19 pada tahun 2019 sebelum Pandemi di mulai adalah keliru dan termasuk ke dalam konten yang menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil periksa fakta Pekik Jalu Utomo.
    Faktanya pernyataan CEO Moderna Stephanne Bancel dalam video tersebut disalahartikan. Dalam pernyataannya Bancel mengomentari kapasitas produksi Moderna secara umum pada tahun 2019 untuk semua jenis vaksin bukan pada vaksin Covid-19.

    Rujukan

    https://cekfakta.tempo.co/fakta/2217/keliru-ceo-moderna-stephanne-bancel-akui-produksi-100-000-dosis-vaksin-covid-19-sebelum-pandemi

    https://periksafakta.afp.com/doc.afp.com.33C966G?fbclid=IwAR0tXHRJuDfk4m4r_wGwKjFKBBDEaKZVr8o3KLt2UD2L4k7r0GWLOcoWBZM

    https://healthfeedback.org/claimreview/stephane-bancel-ceo-moderna-didnt-say-moderna-was-producing-covid-19-mrna-vaccines-2019/

    Publish date : 2023-04-27

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.