Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Keliru, Menteri Kesehatan Jerman Mengatakan Vaksin Covid-19 Bisa Sebabkan Cacat Permanen
    CekFakta

    Keliru, Menteri Kesehatan Jerman Mengatakan Vaksin Covid-19 Bisa Sebabkan Cacat Permanen

    Jane DoePublish date2023-04-19
    Tempo
    Share
    Facebook

    Berita


    Sebuah unggahan di Facebook menyebarkan klaim bahwa Menteri Kesehatan Jerman Karl Lauterbach mengatakan efek samping vaksin Covid-19 bisa menyebabkan efek samping kecacatan, bahkan secara permanen.
    Unggahan yang dilengkapi empat video, satu tautan artikel daring dan satu tautan Youtube itu, yang juga menceritakan seorang perempuan Jerman mengalami kelumpuhan setelah menerima vaksin Pfizer dosis kedua.

    Diunggah tanggal 1 April 2023 dan telah dibagikan lebih dari enam puluh kali, benarkah klaim yang disebarkan itu?

    HASIL CEK FAKTA


    Tim Cek Fakta Tempo melakukan verifikasi pada unggahan itu dengan mengamati pernyataan Lauterbach dalam video yang disertakan, dan dibandingkan dengan video aslinya. Pemeriksaan itu dilakukan menggunakan penerjemahan bahasan otomatis di YouTube. 
    Tautan YouTube yang disertakan dalam unggahan Facebook itu berisi video asli berita salah satu stasiun televisi Jerman, ZDF Heute Journal, berisi wawancara Lauterbach. Dari proses verifikasi itu ditemukan sejumlah perbedaan terjemah ucapan Lauterbach antara video yang beredar di Facebook dan yang asli.
    Video yang beredar di Facebook telah dipotong hingga sepanjang sekitar 3 menit, sementara yang asli memperlihatkan wawancara itu berlangsung lebih dari 9 menit. Sejumlah temuan itu menunjukkan bahwa video yang beredar di Facebook telah dimanipulasi. 
    Verifikasi Video
    Perbedaan 1

    Dalam video yang beredar di Facebook pada detik ke-15 orang yang mengalami Post-Vac Syndrome disebut sebagai mangsa. Padahal dalam terjemahan video aslinya, Lauterbach mengatakannya sebagai korban.
    Perbedaan 2

    Pada detik ke-37 dalam video di Facebook memperlihatkan Lauterbach menyesali cuitan yang pernah dia keluarkan tentang jaminan keamanan vaksin, dan menyebutnya sebagai pernyataan yang keterlaluan.
    Di sisi lain, terjemahan dari video asli memperlihatkan pendapat Lauterbach bahwa pihak-pihak yang menyalahkan tweet yang ia keluarkan tahun 2021 tersebut sebagai sikap yang berlebihan. Bagaimanapun, menurutnya vaksin Covid-19 memberikan manfaat besar pada masyarakat.
    Perbedaan 3

    Di menit ke-01:06, Lauterbach juga diklaim mengimbau agar selalu waspada terhadap efek samping vaksin Covid-19. Padahal dalam video aslinya, saat itu dia sedang berbicara selalu mengetahui angka-angka terkait pandemi Covid-19 di negaranya.

    KESIMPULAN


    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Tempo, klaim bahwa Menteri Kesehatan Federal Jerman Karl Lauterbach mengatakan efek samping vaksin Covid-19 bisa menyebabkan cacat permanen adalah keliru.
    Video yang digunakan menyebarkan klaim itu telah dimanipulasi. Selain itu Kementerian Kesehatan Jerman tengah berencana meneliti konsekuensi Long Covid dan Post-Vac Syndrome, sehingga belum dipastikan berkaitan dengan kecacatan atau tidak.

    Rujukan

    https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0R26xKrmybYm4633nTo9om2w28XYsoXHgi4MFwm3LjC6Ci38BLcRaSs1FcCSA4MYLl&id=100082882992912&__xts__[0]=68.ARD96Wdhf4I0LgQ_zR8o2fygI8CoFOHUj1-aPpI0aLJywSs0tD9plAcjkJSrGXQ3ZAZIhOhe3PUH6b1sD3o41mTxsS8PVRKpwsT6mYFwTlzPba1z3w7vtusTTUWgU1vVZ6rXrZRNYL9WIq7utoiBkNYm4ANFXtDx3qKaXnHxmaiB6LiSaaJQ_vAXJUmM&_rdc=1&_rdr

    https://www.youtube.com/watch?v=653x0SpYd48

    https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id

    Publish date : 2023-04-19

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.