Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Video “DI TERJANG 120 RUDAL PEMUSNAH DARATAN , RIBUAN WARGA SIPIL DAN PASUKAN AUS TAK TERTOLONG”
    Misleading Content

    [SALAH] Video “DI TERJANG 120 RUDAL PEMUSNAH DARATAN , RIBUAN WARGA SIPIL DAN PASUKAN AUS TAK TERTOLONG”

    Jane DoePublish date2023-04-08
    Share
    Facebook

    Berita

    NARASI: “kpk_DI TERJANG 120 RUDAL PEMUSNAH DARATAN , RIBUAN WARGA SIPIL DAN PASUKAN AUS TAK TERTOLONG__”

    HASIL CEK FAKTA

    SUMBER membagikan konten yang isinya menimbulkan kesimpulan yang MENYESATKAN, FAKTA: isi video TIDAK berkaitan dengan Australia. Selain berisi potongan-potongan video yang TIDAK berkaitan, video sebenarnya berisi pembacaan artikel dengan mengganti aspek yang berkaitan dengan konflik Ukraina dengan Rusia untuk mengesankan konflik yang terjadi adalah antara Australia dengan Indonesia.

    Salah satu sumber dengan bagian video yang identik, The Telegraph di YouTube pada 1 Mar, 2022: “#Kharkiv #Ukraine #Invasion Ukrainian officials reported a Russian bombardment of Kharkiv, the country’s second largest city, had killed dozens of civilians. It was not possible to independently verify the casualty figures.

    Salah satu sumber artikel yang dibaca, Liputan6.com: “Rusia menyerang Ukraina dengan serentetan rudal Kamis, termasuk yang menargetkan ibu kota, Kyiv, dan kota Kharkiv. Ajudan presiden Ukraina Miykhailo Podolyak mencuit bahwa Rusia meluncurkan sedikitnya 120 rudal “untuk menghancurkan infrastruktur penting dan membunuh warga sipil secara besar-besaran.

    Hasil pencarian Google Video, kata kunci: “russia kharkiv regional administration building attack”.

    Hasil pencarian Google News, kata kunci: “russia kharkiv regional administration building attack”.

    KESIMPULAN

    MENYESATKAN, isi video TIDAK berkaitan dengan Australia. FAKTA: selain berisi potongan-potongan video yang TIDAK berkaitan, video sebenarnya berisi pembacaan artikel dengan mengganti aspek yang berkaitan dengan konflik Ukraina dengan Rusia untuk mengesankan konflik yang terjadi adalah antara Australia dengan Indonesia.

    Rujukan

    https://http[1] firstdraftnews.org: “Memahami gangguan informasi” (Google Translate),

    https://bit.ly/3wHx0lO /

    https://archive.ph/iCp3w (arsip cadangan). [2] youtube.com: “Ukraine: Missile strikes central Kharkiv as Russian shelling intensifies”,

    https://bit.ly/3zBxtIr /

    https://archive.ph/LgqmZ (arsip cadangan). [3] liputan6.com: “120 Rudal Rusia Serang Ukraina, Ajudan Zelensky: Bunuh Warga Sipil Besar-Besaran”,

    http://bit.ly/3KDchrO /

    https://archive.ph/4MgvO (arsip cadangan). [4] google.com,

    https://bit.ly/3mkg6sn /

    https://archive.ph/PH101. [5] google.com,

    https://bit.ly/3Ms55Qv /

    https://archive.ph/XKA2d.

    Publish date : 2023-04-08

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.