Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] World Economic Forum Menyerukan Larangan Konsumsi Telur
    Misleading Content

    [SALAH] World Economic Forum Menyerukan Larangan Konsumsi Telur

    Jane DoePublish date2023-03-26
    Share
    Facebook

    Berita

    “Makan telur meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke”

    “..studi ilmiah baru-baru ini yang menemukan bahwa telur dapat mencegah Covid dan dapat mengakhiri pandemi secara pasti..”

    HASIL CEK FAKTA

    Beredar sebuah artikel di media daring yang mengklaim bahwa World Economic Forum (WEF) melarang untuk mengonsumsi telur, melalui Twitternya WEF menyebut bahwa telur dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa larangan WEF tersebut diserukan setelah terdapat penemuan bahwa telur dapat mencegah Covid-19, kemudian mengaitkannya dengan keberpihakan WEF kepada kaum elite supaya masyarakat di dunia ingin divaksinasi tanpa mempertimbangkan alternatif telur sebagai pencegah Covid-19.

    Setelah ditelusuri klaim tersebut salah. Faktanya WEF tidak pernah menyerukan larangan mengonsumsi telur, kemudian dilansir dari AFP tidak ditemukan juga bahwa WEF telah membagikan cuitan bahwa telur dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

    Dilansir dari laman Harvard Health Publishing of Harvard Medical School, penelitian terbaru bahwa jenis penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke betul berasal dari kolesterol namun bukan berasal dari kolesterol makanan seperti kandungan dalam kuning telur.

    Mengutip dari AFP bahwa Duan Shengbao, peneliti asal the Chinese Academy of Sciences’ Suzhou Institute of Biomedical Engineering and Technology, menyebut tidak ada kesimpulan yang dapat diambil dari klaim bahwa telur dapat melindungi dari virus pada manusia terlebih tanpa adanya penelitian lebih lanjut.

    Dengan demikian, World Economic Forum menyerukan larangan konsumsi telur adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil periksa fakta Mochamad Marcell

    Faktanya World Economic Forum (WEF) membantah telah menyerukan larangan mengonsumsi telur, serta tidak ada bukti bahwa telur dapat mencegah Covid-19 dan dapat meningkatkan serangan jantung dan stroke. Selengkapnya pada bagian penjelasan.

    Rujukan

    https://factcheck.afp.com/doc.afp.com.33AN6MQ

    https://www.health.harvard.edu/heart-health/are-eggs-risky-for-heart-health

    Publish date : 2023-03-26

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.