Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Cek Fakta: Hoaks Anies Baswedan Ditetapkan Tersangka Korupsi Formula E pada 20 Maret 2023
    CekFakta

    Cek Fakta: Hoaks Anies Baswedan Ditetapkan Tersangka Korupsi Formula E pada 20 Maret 2023

    Jane DoePublish date2023-03-21
    Liputan 6
    Share
    Facebook

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Kabar tentang Anies Baswedan ditetapkan sebagai tersangka korupsi Formula E beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 20 Maret 2023.
    Akun Facebook tersebut mengunggah video berjudul "BREAKING NEWS MAHFUD MD ANGKAT BICARA SAH HARI INI ANIES JADI TERSANGKA KORUPSI FORMULA E".
    Video berdurasi 9 menit 45 detik itu menampilkan gambar thumbnail Menko Polhukam Mahfud Md sedang memberikan keterangan pers. Ia didampingi sejumlah anggota kepolisian. Terdapat juga sosok Anies Baswedan mengenakan masker dan berbaju tahanan berwarna oranye.
    Video tersebut kemudian dikaitkan dengan kabar bahwa Anies Baswedan telah ditetapkan tersangka korupsi Formula E.
    "SAH !!! Ditet4pkan Hari Ini, AniesJadi Ters4ngka K0rupsi Formula E !!!--," tulis salah satu akun Facebook.
    Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 1.400 kali direspons dan mendapat 408 komentar dari warganet.
    Benarkah Anies Baswedan telah ditetapkan tersangka korupsi Formula E pada 20 Maret 2023? Berikut penelusurannya.
     

    HASIL CEK FAKTA


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri kabar tentang Anies Baswedan ditetapkan sebagai tersangka korupsi Formula E pada 20 Maret 2023. Penelusuran dilakukan dengan memasukkan kata kunci "anies baswedan tersangka korupsi formula e" di kolom pencarian Google Search.
    Hasilnya, tidak ada informasi valid dari media arus utama yang mengabarkan bahwa Anies Baswedan telah jadi tersangka korupsi Formula E.
    Pada video berdurasi 9 menit 45 detik itu tidak ditemukan informasi bahwa Anies Baswedan ditetapkan tersangka korupsi Formula E. Video itu justru berisi tentang isu Menko Polhukam membujuk Presiden Jokowi agar menjegal Anies Baswedan untuk maju di Pilpres 2024.
    Narasi yang disampaikan dalam video itu ternyata mirip dengan artikel berjudul "Mahfud MD Bujuk Jokowi Agar Jegal Anies Baswedan Maju Pilpres 2024 dengan Senjata Kasus Hukum, Benarkah?" yang dimuat situs ayojakarta.com pada 1 Februari 2023 lalu.
    Penelusuran juga dilakukan dengan mengunggah gambar thumbnail yang digunakan pada video tersebut ke situs Google Images. Hasilnya terdapat gambar identik pada artikel berjudul "Komnas HAM Sebut Peristiwa di Magelang Kemungkinan Ada Kaitannya dengan Tewasnya Brigadir J" yang dimuat situs tribunnews.com pada 5 Agustus 2022.
    Foto tersebut ternyata merupakan konferensi pers Komnas HAM dan Polri terkait kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J pada Senin 25 Juli 2022.
    Berikut gambar tangkapan layarnya:
     

    KESIMPULAN


    Kabar tentang Anies Baswedan ditetapkan sebagai tersangka korupsi Formula E pada 20 Maret 2023 ternyata tidak benar alias hoaks. Faktanya, tidak ada informasi valid yang mendukung kabar tersebut. Gambar thumbnail yang digunakan pada video tersebut merupakan hasil rekayasa digital.
     

    Rujukan

    https://www.ayojakarta.com/news/pr-767230257/mahfud-md-bujuk-jokowi-agar-jegal-anies-baswedan-maju-pilpres-2024-dengan-senjata-kasus-hukum-benarkah

    https://www.tribunnews.com/nasional/2022/08/05/komnas-ham-sebut-peristiwa-di-magelang-kemungkinan-ada-kaitannya-dengan-tewasnya-brigadir-j  

    Publish date : 2023-03-21

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.