Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Banyak Orang Meninggal Akibat Memakan Ikan yang Terkontaminasi HIV
    Misleading Content

    [SALAH] Banyak Orang Meninggal Akibat Memakan Ikan yang Terkontaminasi HIV

    Jane DoePublish date2023-03-20
    Share
    Facebook

    Berita

    “Ct.

    Dari messenger.

    Semua orang telah diberitahu bahwa kami tidak boleh makan hari ini karena laut tengah dipenuhi dengan tabung dari rumah sakit yang berasal dari h.i.v. banyak orang yang meninggal di cdo 372, iligan 24, gingoog 18, valencia 18, maramag 18, opol 11 itu yang terbunuh karena makan ikan, biar gak ada yang makan satupun ikan kasi ke semua pesan ini orang biar tau

    Copy paste diteruskan dari DOH, Bayugan”

    HASIL CEK FAKTA

    Beredar sebuah unggahan di Facebook dalam bahasa Filipina bahwa banyak orang meninggal akibat dari makan ikan, dalam unggahan tersebut juga disebutkan jumlah orang yang meninggal dari berbagai daerah di Filipina. Ikan yang dikonsumsi tersebut telah terkontaminasi oleh HIV, karena laut sedang dipenuhi oleh tabung dari rumah sakit yang berasal dari HIV. Dalam unggahan tersebut juga menyebut bahwa pesan tersebut di-forward dari Departemen of Health (DOH).

    Setelah ditelusuri, klaim tersebut salah. Faktanya, tidak ada penelitian yang membuktikan bahwa penularan HIV melalui konsumsi ikan sehingga dapat menyebabkan manusia meninggal, selain itu virus HIV tidak dapat tertular dari makanan yang terkontaminasi. Mengutip dari AFP, bahwa pihak Departemen of Health (DOH) Filipina membantah telah menyebarkan pesan yang tidak benar tersebut.

    Asisten direktur regional DOH, Dr. Sadaila Raki-in melalui AFP menyebut bahwa penularan HIV dari tabung reaksi yang terkontaminasi ke ikan dan kemudian ke manusia tidak mungkin terjadi. Department of Health and Human Services Amerika Serikat melalui laman resmi hiv.gov, menyebut bahwa HIV dapat tertular melalui cairan tubuh seperti ASI, cairan mani, cairan vagina, dan cairan dubur yang masuk ke aliran darah manusia.

    Dengan demikian, banyak orang meninggal akibat memakan ikan yang terkontaminasi HIV adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil periksa fakta Mochamad Marcell

    Faktanya Virus HIV tidak dapat bertahan hidup di luar tubuh manusia, sehingga tidak dapat bereproduksi di luar inang manusia. Pakar menyebut tidak ada risiko tertular HIV dari makanan yang terkontaminasi. Selengkapnya pada bagian penjelasan.

    Rujukan

    https://factcheck.afp.com/doc.afp.com.33A86W4

    https://www.hiv.gov/hiv-basics/overview/about-hiv-and-aids/how-is-hiv-transmitted/

    Publish date : 2023-03-20

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.