Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] CEO Pfizer Batal ke Luar Negeri Karena Belum Divaksinasi Lengkap
    Misleading Content

    [SALAH] CEO Pfizer Batal ke Luar Negeri Karena Belum Divaksinasi Lengkap

    Jane DoePublish date2023-03-14
    Share
    Facebook

    Berita

    “The CEO of Pfizer had to cancel a planned trip to Israel because he was not fully vaccinated. Let me repeat: BECAUSE HE WAS NOT VACCINATED. This is not a joke. However, the joke is on us.”

    Terjemahan:

    “CEO Pfizer harus membatalkan rencana perjalanan ke Israel karena belum divaksinasi secara lengkap. Biarkan saya ulangi: KARENA DIA TIDAK DIVaksinasi. Ini bukan lelucon. Namun, lelucon itu ada pada kita.”

    HASIL CEK FAKTA

    Beredar sebuah cuitan di Twitter mengklaim bahwa CEO Pfizer batal ke Israel karena belum divaksinasi lengkap Covid-19, diketahui Pfizer adalah perusahaan farmasi asal Amerika yang memproduksi vaksin Covid-19 yang berbasis mRNA. Cuitan tersebut beredar pada 27 Februari 2023.

    Setelah ditelusuri, klaim tersebut salah. Faktanya, CEO Pfizer, Albert Bourla, telah mendapatkan vaksinasi keduanya sejak 11 Maret 2021. Klaim tersebut merupakan hoaks lama yang beredar kembali dan digunakan oleh kelompok anti-vaksin agar masyarakat tidak melakukan vaksinasi lengkap di tengah sosialisasi vaksinasi Covid-19 Booster Kedua. Artikel bantahan terkait klaim tersebut sudah dipublikasi oleh apnews.com sejak Agustus 2021, yang mana pada saat itu sedang berjalan kampanye untuk vaksinasi lengkap 2 kali.

    Dengan demikian, CEO Pfizer batal ke luar negeri karena belum divaksinasi lengkap adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil periksa fakta Mochamad Marcell

    Faktanya CEO Pfizer telah mendapatkan vaksinasi keduanya sejak 11 Maret 2021, cuitan yang mengklaim bahwa CEO Pfizer batal ke Israel karena belum divaksinasi lengkap tersebut beredar sejak 27 Februari 2023. Selengkapnya pada bagian penjelasan.

    Rujukan

    https://apnews.com/article/fact-checking-082947227981?utm_source=Twitter&utm_medium=APFactCheck&utm_campaign=SocialFlow

    Publish date : 2023-03-14

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.