Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Keliru, Gunung Api Kiamat, Gunung Merapi Meletus di Pulau Jawa
    CekFakta

    Keliru, Gunung Api Kiamat, Gunung Merapi Meletus di Pulau Jawa

    Jane DoePublish date2023-03-13
    Tempo
    Share
    Facebook

    Berita


    Sebuah akun Twitter mengunggah sebuah video yang diberi keterangan “Mereka menyebutnya sebagai "Gunung Api Kiamat" untuk gunung Merapi meletus di pulau Jawa”.
    Dalam video ini terdengar suara gemuruh diikuti letusan yang membentuk kolom abu yang sangat tinggi, disertai guguran abu dari sebuah gunung yang sedang erupsi. Tampak pula kendaran yang melaju dengan kecepatan tinggi dan beberapa orang yang berlari.

    Video yang diunggah pada tanggal 12 Maret 2023 ini telah disaksikan lebih dari 289 ribu, 122 retweets,  dan 697 likes dari pengguna Twitter. Benarkah ini letusan gunung Merapi? Berikut pemeriksaan faktanya.

    HASIL CEK FAKTA


    Untuk memeriksa klaim video tersebut di atas, Tim Cek Fakta Tempo menelusuri pernyataan resmi dari BMKG, pakar dan pemberitaan media yang kredibel. Video juga diverifikasi dengan menggunakan google dan Yandex image serta Google Maps untuk memastikan lokasi video.
    Klaim 1: Erupsi Gunung Merapi
    Fakta: Sejak siang, Sabtu, 11 Maret 2023 hingga tanggal 12 Maret 2023 sore hari, Gunung Merapi yang berada di wilayah DI Yogyakarta dan Jawa Tengah kembali erupsi. 
    Gunung Merapi merupakan gunung api aktif dan memiliki potensi kebencanaan yang tinggi. Dilansir Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi sejak tahun 1600-an, Gunung Merapi meletus lebih dari 80 kali, dengan rata-rata sekali meletus dalam 4 tahun.

    Foto luncuran awan panas Gunung Merapi, Sabtu, tanggal 11 Maret 2023) pukul 12.12 WIB. Sumber Twitter @TRCBPBDDIY.
    Dilansir Tempo,co, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta mencatat sejak siang hari, tanggal 11 Maret sampai petang tanggal 12 Maret 2023, Merapi telah memuntahkan awan panas sebanyak 56 kali. 
    Aktivitas kegempaan Gunung Merapi  juga terus terjadi. BPPTKG mencatat, telah terjadi gempa vulkanik terjadi 60-70 kali per hari, gempa vulkanik dangkal tiga kejadian per hari dan gempa multifase 17 kejadian per hari. Guguran awan panas terakhir terpantau meluncur pada pukul 17.42 sejauh 1,2 kilometer ke arah barat daya, ke Kali Bebeng.
    Klaim: Video Erupsi Merapi
    Fakta: Berdasarkan penelusuran Tempo, video tersebut identik dengan unggahan akun twitter @Sutopo_PN milik Sutopo Purwo Nugroho, Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada tanggal 19 Februari 2018. Dalam cuitannya, Sutopo mengatakan Gunung Sinabung mengalami erupsi yang menyebabkan luncuran awan panas hingga 4,9 km dan disertai suara gemuruh.
     
    Dilansir Kompas TV, Kepanikan terjadi di SD Negeri Naman Teran, Kecamatan Naman, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, saat Gunung Sinabung meletus pada pagi hari Senin, 19 Februari 2018. 
    Sumber: Google Maps
    Berdasarkan pencocokan lokasi dengan menggunakan Google Maps, topografi lokasi dalam video tersebut identik dengan jalan di Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Naman Teran merupakan salah satu wilayah di kaki Gunung Sinabung.

    KESIMPULAN


    Berdasarkan hasil pemeriksaan fakta, Tim Cek Fakta Tempo menyimpulkan bahwa video yang diberi keterangan “ Mereka menyebutnya sebagai "Gunung Api Kiamat" untuk gunung Merapi meletus di pulau Jawa” adalah keliru.
    Video tersebut merupakan video erupsi Gunung Sinabung, Kecamatan Naman, Kabupaten Karo, Sumatera Utara tanggal 19 Februari 2018.

    Rujukan

    https://twitter.com/bdleonanda/status/1634813349279195136?t=ek34SLIPN4AJIvsKeQUcJg&s=19

    https://vsi.esdm.go.id/index.php/gunungapi/data-dasar-gunungapi/542-g-merapi?start=1

    https://twitter.com/TRCBPBDDIY/status/1634429674469113862

    https://nasional.tempo.co/read/1701779/ini-penyebab-utama-erupsi-gunung-merapi-diprediksi-masih-terus-beranjut

    https://twitter.com/Sutopo_PN/status/965534412786946048

    https://www.youtube.com/watch?v=Fh1cBAsWr-g

    https://www.google.co.uk/maps/@3.1846853,98.4362158,3a,75y,246.86h,96.19t/data=!3m7!1e1!3m5!1sy5duklgAU-m1uSUswCVCug!2e0!5s20160101T000000!7i13312!8i6656

    https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id

    Publish date : 2023-03-13

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.