Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Rusia dan Korea Utara Membela Indonesia
    Misleading Content

    [SALAH] Rusia dan Korea Utara Membela Indonesia

    Jane DoePublish date2023-02-20
    Share
    Facebook

    Berita

    Channel YouTube JENDERAL (https://www.youtube.com/@jenderal538) pada 12 Februari 2023 mengunggah video yang mengklaim bahwa China dan Amerika Serikat murka karena 500 tentaranya tewas akibat rudal dari Korea Utara dan Rusia. Sebelumnya diketahui bahwa AS dan China mengatakan jika Indonesia harus segera dihancurkan. Dalam narasi disebutkan bahwa Korea Utara berjanji akan turun tangan jika Indonesia diancam oleh negara lain. Selain itu, juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia juga menyatakan bahwa ratusan penembak jitu telah dikerahkan untuk memburu para pemimpin China.

    HASIL CEK FAKTA

    Setelah dilakukan penelusuran, faktanya unggahan tersebut hanya berisi potongan-potongan video dari peristiwa yang tidak berkaitan, sehingga terdapat ketidaksesuaian antara narasi dan video yang diunggah.

    Video yang menampilkan wajah Presiden Republik Rakyat Tiongkok, Xi Jinping, nyatanya diambil dari channel YouTube New China TV (https://www.youtube.com/@ChinaViewTV). Video asli yang telah diunggah pada 30 Juli 2017 itu menampilkan Perayaan Ulang Tahun ke-90 Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok. Dalam momen tersebut, Xi Jinping berperan sebagai Kepala Komisi Militer Pusat yang memeriksa pasukan dari sebuah jip di markas pelatihan Zhurihe, China.

    Selain itu, terdapat pula video yang menampilkan sistem peluncur roket ganda BM-21 Grad milik militer Ukraina yang telah diunggah oleh channel YouTube Gung Ho Vids (https://www.youtube.com/@Gung_Ho_Vids) pada 4 April 2017. Dalam video asli tersebut, tertulis keterangan bahwa Ukraina sedang melakukan latihan tembakan langsung roket ganda BM-21 Grad pada 29 Maret 2017 di Pusat Pelatihan Tempur Yavoriv, Ukraina.

    Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh channel YouTube JENDERAL merupakan konten yang menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Unggahan video yang mengklaim bahwa Rusia dan Korea Utara membela Indonesia dari ancaman serta serangan Amerika Serikat dan China adalah konten yang menyesatkan. Faktanya, unggahan tersebut hanya berisi potongan-potongan video dari peristiwa yang tidak berkaitan.

    Rujukan

    https://www.youtube.com/watch?v=tF4kVqsfA5s

    https://www.cnnindonesia.com/internasional/20170730123321-113-231276/presiden-china-hadiri-parade-90-tahun-berdirinya-militer

    https://www.youtube.com/watch?v=0-SN9Cxao5M

    Publish date : 2023-02-20

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.