Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Keliru, Narasi Ferdy Sambo Tiba di Nusakambangan untuk Jalani Eksekusi Mati
    CekFakta

    Keliru, Narasi Ferdy Sambo Tiba di Nusakambangan untuk Jalani Eksekusi Mati

    Jane DoePublish date2023-02-20
    Tempo
    Share
    Facebook

    Berita


    Sebuah video berjudul “Sambo dikirim ke Nusakambangan untuk jalani eksekusi mati”, dibagikan melalui akun Facebook pada Selasa, 14 Februari 2023.
    Konten video itu berisi potongan gambar mirip Ferdy Sambo yang mengenakan pakaian warna oranye dan diapit dua anggota polisi berseragam lengkap. Tidak itu saja, terdapat juga proses jalannya persidangan Sambo di Pengadilan.

    Sampai hari ini, Minggu, 19 Februari 2023, video tersebut sudah disukai 162 ribuan pengguna Facebook dan menerima 11 ribu komentar dan telah ditonton 7,7 juta kali. Namun, benarkah Ferdy Sambo tiba di Nusakambangan untuk menjalani eksekusi mati?

    HASIL CEK FAKTA


    Verifikasi Tempo menunjukkan potongan gambar yang menampilkan wajah mirip Ferdy Sambo itu adalah hasil suntingan dari peristiwa yang berbeda waktu dan tempat serta tidak terkait dengan vonis mati.
    Pertama, para tahanan yang memakai baju biru dan mata ditutup kain hitam adalah proses pemindahan narapidana dari Lembaga Pemasyarakatan di Yogyakarta, Jakarta dan Jawa Barat ke Nusakambangan di Cilacap, Jawa Tengah. Kedua, tahanan yang mirip Ferdy Sambo itu adalah terduga teroris yang dikawal anggota Densus 88 Antiteror saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Kamis, 18 Maret 2021.
    Untuk memverifikasi kebenaran klaim di atas, Tim Cek Fakta Tempo memfragmentasi video itu menjadi gambar pakai tools Keyframe dan menelusurinya menggunakan Yandex Image Search.
    Video Kedatangan di Nusakambangan

    Pada awal video ini, sejumlah polisi bersenjata lengkap terlihat mengawasi tahanan yang turun dari sebuah kapal yang bertuliskan Nusakambangan. Di tengah situasi itu, tampak seorang narapidana, yang wajahnya mirip Ferdy Sambo, berpakaian warna oranye diapit dua Polisi. Bukan hanya dia, ada juga tahanan lain mengenakan seragam warna biru dengan mata ditutup kain hitam.
    Tempo menemukan, potongan video itu sama sekali tidak berkaitan dengan narasi Ferdy Sambo yang dikirim ke Nusakambangan untuk menjalani hukuman mati. Gambar tersebut merupakan gabungan dari dua peristiwa yang berbeda, tapi pengunggah konten video tersebut telah menyuntingnya.
    Sumber: Sindonews
    Pertama, tahanan yang memakai baju biru dengan mata ditutup kain hitam itu sebenarnya proses pemindahan narapidana ke Lembaga Pemasyarakatan Super Maksimum Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Berita ini sudah diterbitkan di sejumlah media, seperti Sindo News pada 18 Juli 2020 dengan judul 228 “Bandar Narkoba Diboyong ke Lapas Supermaximum Nusakambangan”.
    Sebanyak 228 narapidana bandar narkoba tersebut dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan super maksimum di Nusakambangangan, Cilacap, Jawa Tengah. Mereka berasal sejumlah Lapas di Yogyakarta, Jakarta dan Jawa Barat. Narapidana itu menempati Lapas Super maksimum dengan tipe one man one cell.
    Sumber: Jawapos.com
    Sedangkan gambar kedua yakni pria yang mirip Ferdy Sambo, adalah hasil suntingan dari foto terduga teroris yang dikawal anggota Densus 88 Antiteror saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Kamis, 18 Maret 2021. Saat itu 22 terduga teroris tersebut ditangkap selama operasi pencegahan terorisme yang berlangsung di Jawa Timur. Foto aslinya pernah dimuat salah satunya oleh Jawapos.com. 
    Ferdy Sambo Ajukan Banding
    Dalam arsip Tempo disebutkan bahwa Ferdy Sambo melakukan banding yang telah dilayangkan pada 15 Februari 2023 atas vonis mati yang dijatuhkan majelis hakim. 
    “Sesuai data di Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jakarta Selatan, para terdakwa pembunuhan berencana Brigadir Yosua yaitu FS, PC, RR, dan KM telah menyatakan banding atas putusan hakim,” ujar Pranata Hubungan Masyarakat Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, 16 Februari 2023.

    KESIMPULAN


    Berdasarkan pemeriksaan fakta, narasi Ferdy Sambo tiba di Nusakambangan untuk menjalani eksekusi mati adalah keliru. 
    Potongan gambar yang menampilkan wajah mirip Ferdy Sambo pada konten video itu adalah hasil suntingan dari peristiwa yang berbeda waktu dan tempat serta tidak ada kaitannya dengan vonis matinya. Tahanan yang mirip Ferdy Sambo disunting dari foto terduga teroris yang dikawal anggota Densus 88 Antiteror saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Kamis, 18 Maret 2021.

    Rujukan

    https://www.facebook.com/100082045130471/videos/5850115728437707

    https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-01601799/228-napi-bandar-narkoba-asal-jogja-jakarta-jabar-dipindahkan-ke-lapas-super-maksimum-nusakambangan

    https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-01601799/228-napi-bandar-narkoba-asal-jogja-jakarta-jabar-dipindahkan-ke-lapas-super-maksimum-nusakambangan

    https://nasional.sindonews.com/read/105474/13/228-bandar-narkoba-diboyong-ke-lapas-supermaximum-nusakambangan-1595066878

    https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-01601799/228-napi-bandar-narkoba-asal-jogja-jakarta-jabar-dipindahkan-ke-lapas-super-maksimum-nusakambangan

    https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-01601799/228-napi-bandar-narkoba-asal-jogja-jakarta-jabar-dipindahkan-ke-lapas-super-maksimum-nusakambangan

    https://www.jawapos.com/nasional/hukum-kriminal/18/06/2021/operasi-di-tasikmalaya-densus-tangkap-4-anggota-jad/?page=all

    https://nasional.tempo.co/read/1693181/ferdy-sambo-cs-ajukan-banding-kejaksaan-agung-juga

    https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id

    Publish date : 2023-02-20

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.