Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Video “penculikan anak untuk dijual dan diambil jantungnya”
    Misleading Content

    [SALAH] Video “penculikan anak untuk dijual dan diambil jantungnya”

    Jane DoePublish date2023-02-16
    Share
    Facebook

    Berita

    Akun Facebook Martina Siburian (fb.com/martina.siburian.9) pada 10 Februari 2023 mengunggah sebuah video dengan narasi:

    “Teman2 silahkan diviralkan … penculikan anak untuk dijual dan diambil jantungnya adalah nyata dan bukan hoax. semoga lebih banyak lagi Para Orang Tua lebih waspada….penculik mengaku bapak dari anak tersebut,untung anak itu bilang ” itu bukan bapaknya” di butuhkan kewaspadaan petugas atau yg encurigai bila ada orng orng yg berlaku aneh,waspada…”

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan hasil penelusuran, adanya video yang yang diklaim sebagai video penculikan anak merupakan konten yang menyesatkan.

    Faktanya, bukan penculikan. Kejadian di video itu adalah kejadian tahun 2020 di Lampung Utara. Pria dalam video adalah ayah kandung dari anak itu.

    Video yang sama, pernah diperiksa faktanya di artikel berjudul [SALAH] “Penculikan anak bukan isapan jempol, Kejadian ini tertangkap di Lampung” yang terbit di situs turnbackhoax.id pada 2 Maret 2020.

    Dilansir dari artikel tersebut, melalui akun Instagram, Polsek Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara, Lampung membantah klaim tersebut. Pria dalam video adalah ayah kandung dari anak itu. Pria itu adalah pasien pasien ODGJ (Orang Dengan Gangguan Kejiwaan).

    Kepada petugas Polsek Abung Selatan, Sal, ibu sang anak, menyatakan suaminya dalam status berobat karena sakit jiwa sejak tahun 2008 di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung. Menurut Polsek Abung Selatan, pria tersebut sudah diserahkan kepada pihak keluarga dan oleh pihak keluarga akan dibawa untuk berobat.

    KESIMPULAN

    BUKAN penculikan. Kejadian di video itu adalah kejadian tahun 2020 di Lampung Utara. Pria dalam video adalah ayah kandung dari anak itu.

    Rujukan

    https://turnbackhoax.id/2020/03/02/salah-penculikan-anak-bukan-isapan-jempol-kejadian-ini-tertangkap-di-lampung/

    https://www.instagram.com/p/B9LG8I-Jk7T/

    Publish date : 2023-02-16

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.