Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Menyesatkan, Klaim Dr Anthony Fauci Ucapkan Vaksin Covid-19 Terbaik adalah Infeksi Langsung
    CekFakta

    Menyesatkan, Klaim Dr Anthony Fauci Ucapkan Vaksin Covid-19 Terbaik adalah Infeksi Langsung

    Jane DoePublish date2023-02-14
    Tempo
    Share
    Facebook

    Berita


    Sebuah akun Instagram mengunggah video dengan narasi Dr Anthony Fauci menyatakan orang yang terkena Covid-19 berarti tidak perlu mendapat vaksin Covid-19, apalagi mendapatkan vaksin booster. 
    Pernyataan itu diklaim berasal dari Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular dari tahun 1984 hingga 2022 tersebut. 

    “Vaksin terbaik adalah terkena infeksi kata Dr. Anthony Fauci. Jadi kalau org sdh terkena COVID berarti tidak perlu di vaksin apalagi diboosterkan. Ini beneran Science bukan HOAX” 
    Video yang diunggah pada 4 Januari 2023 ini, disukai 7,7 ribu, mendapatkan 2 ribu komentar dan ditonton 363 ribu kali oleh pengguna Facebook.

    HASIL CEK FAKTA


    Berdasarkan penelusuran Tempo, pernyataan Dr. Anthony Fauci tersebut terjadi pada 2004 dan tidak terkait dengan vaksin Covid-19. Narasi tersebut juga tidak menyertakan konteks situasi saat itu.
    Potongan video yang diunggah ke Instagram tersebut berasal dari video wawancara Steve Scully dari jaringan TV C Span dengan Dr Anthony Fauci pada tanggal 1 Oktober 2004 dalam program Washington Journal. Wawancara interaktif televisi ini terkait wabah flu pada bulan Februari dan Mei 2004 di Amerika Serikat. Saat itu, Anthony Fauci membahas tentang kurangnya stok vaksinasi influenza, upaya untuk mengembangkan vaksin baru, serta produsen vaksin Inggris yang tidak dapat memasok vaksin ke AS. 
    Saat wawancara itu, Dr Anthony Fauci menjawab pertanyaan seorang penelepon yang mengalami flu selama 14 hari. Penelpon kemudian bertanya apakah ia masih perlu mendapatkan vaksinasi. Pada menit 00:29:19, Dr. Fauci menjawab, "ya tidak, jika terkena flu selama 14 hari, dia terlindungi seperti yang bisa dilakukan siapa pun, karena vaksinasi terbaik adalah terinfeksi flu, sehingga tidak membutuhkan vaksin flu lagi," kata Fauci. 
    Selain itu, Anthony Fauci  juga berbicara tentang upaya pemerintah untuk mengimpor pasokan vaksin dari produsen lain. Dengan keterbatasan tersebut, Anthony Fauci merekomendasikan agar vaksin yang tersedia diprioritaskan untuk pasien berisiko tinggi. Sedangkan pasien yang beresiko sedang tidak perlu mendapatkan vaksinasi. 
    Vaksinasi Covid-19
    Dilansir WHO, hingga tanggal 13 Januari 2023, terdapat 755.703.002 kasus COVID-19 yang dikonfirmasi dengan lebih dari 6 juta kematian. Vaksinasi Covid-19, per tanggal 30 Januari 2023, telah mencapai total 13 juta lebih dosis vaksin.
    Berdasarkan riset yang dilakukan CDC pada tahun 2021, vaksin COVID-19 aman dan efektif mencegah penyakit parah, rawat inap, dan kematian. Orang yang divaksinasi penuh atau sebagian mengalami gejala lebih ringan dan lebih pendek dibandingkan dengan mereka yang tidak divaksinasi. 
    Dilansir John Hopkins Medicine, tingkat kematian COVID-19 diperkirakan 10 kali lebih tinggi daripada kebanyakan jenis flu. Penanganan pasien Covid-19 dan flu biasa juga sangat berbeda. Perawatan untuk COVID-19 tergantung pada tingkat keparahan infeksi. Untuk gejala ringan, istirahat di rumah dan minum obat penurun panas seringkali sudah cukup. Namun dalam kasus parah yang memerlukan rawat inap, dengan perawatan yang mungkin termasuk obat intravena, oksigen tambahan, bantuan ventilasi, dan tindakan pendukung lainnya.
    Sedangkan dalam penanganan flu, obat antivirus yang dimasukan melalui mulut dapat mengatasi gejala dan terkadang mempersingkat durasi penyakit. Karena diberikan melalui mulut, terapi antivirus ini dapat diresepkan untuk pasien di rumah atau di rumah sakit.

    KESIMPULAN


    Berdasarkan pemeriksaan fakta, Tim Cek Fakta Tempo menyimpulkan bahwa  potongan video dan narasi bahwa video Dr Anthony Fauci yang menyatakan seseorang yang telah terinfeksi Covid-19 maka tak memerlukan vaksin dan vaksin booster adalah menyesatkan.
    Potongan video tersebut berkaitan dengan vaksinasi flu akibat wabah flu yang terjadi pada tahun 2004, sedangkan Covid-19 terjadi tahun 2020. Pernyataan "Vaksin paling ampuh adalah terkena infeksi" tanpa penjelasan yang lengkap berpotensi menyesatkan. 
    Pernyataan Dr Anthony Fauci yang diunggah akun Instagram itu, menjawab pertanyaan seorang penelepon yang mengalami flu selama 14 hari dan apakah masih perlu mendapatkan vaksinasi. Pernyataan tersebut tidak ada kaitannya dengan COVID-19.

    Rujukan

    https://www.instagram.com/reel/CnhbzOzrQJn/

    https://www.cdc.gov/media/releases/2021/s0806-vaccination-protection.html

    https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/coronavirus/coronavirus-disease-2019-vs-the-flu

    https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id

    Publish date : 2023-02-14

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.