Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Keliru, KPK Temukan Koper Hitam Saat Geledah Ahok
    CekFakta

    Keliru, KPK Temukan Koper Hitam Saat Geledah Ahok

    Jane DoePublish date2023-02-09
    Tempo
    Share
    Facebook

    Berita


    Sebuah video beredar di Facebook dengan klaim KPK menemukan koper hitam saat menggeledah Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. 
    Video tersebut memperlihatkan potongan video mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri dan mantan Penyidik KPK Novel Baswedan. 

    Narator dalam video mengatakan, KPK akan mengembangkan kasus dugaan korupsi Pemerintahan Jawa Tengah senilai 7,8 Triliun Rupiah. Pengembangan dilakukan berdasarkan beberapa temuan yang menjadi bukti dalam penggeledahan. Ruangan yang digeledah di antaranya ruang kerja Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, pendamping Ahok dan sekretaris kantor Ahok. 
    Sejak diunggah pada 5 Februari 2023, video berdurasi 6 menit 59 detik itu telah disukai oleh 4,5 ribu warganet. Benarkah klaim video tersebut?

    HASIL CEK FAKTA


    Hasil penelusuran Tim Cek Fakta Tempo menunjukkan, video di atas berisi kolase video yang tidak terkait dengan penemuan koper hitam milik Ahok 
    Berikut ini fakta-fakta setelah video tersebut difragmentasi dan ditelusuri dengan bantuan Yandex Image, Google Search, dan YouTube:
    Video 1
    Fragmen 1
    Potongan video Ahok mengenakan pakaian dinas PNS ini muncul beberapa kali. Saat itu, ia masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Ahok marah kepada seorang ibu lantaran sengketa tanah milik pemerintah DKI. Akun YouTube Kompas TV mengunggahnya pada 10 Mei 2016 dengan judul “Sengketa Tanah Bikin Ahok Marah!”
    Video 2
    Fragmen 2
    Gambar ini adalah mantan penyidik KPK, Novel Baswedan yang sedang melakukan penggeledahan di Gedung DPRD DKI Jakarta, enam tahun lalu. Dikutip dari Kompas TV Pada 1 April 2016, belasan penyidik KPK mendatangi gedung DPRD DKI Jakarta Pusat. Penggeledahan terkait kasus suap Ranperda DKI tersebut dipimpin langsung oleh Novel.
    Video 3
    Fragmen 3
    Potongan video ini muncul pada detik ke-14. Video mengutip pernyataan Ketua KPK, Firli Bahuri saat menyampaikan keterangan pers di Gedung KPK pada kasus suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung. Kanal Metro TV mengunggahnya pada 19 Desember 2022 dengan judul “Hakim Yustisial Edy Wibowo Tersangka Baru Kasus Suap di MA”.
    Video 4
    Fragmen 4
    Potongan video ini terlihat pada detik ke-35 yang mengutip pernyataan Wakil Sekjen MUI bidang hukum dan HAM, Ikhsan Abdullah. Pada kanal YouTube Kompas TV, Ikhsan mengaku tak menyangka jika proyek pembangunan Masjid Sriwijaya Palembang diduga dikorupsi. Para koruptor tak memperdulikan lagi dengan jenis dana yang mereka korupsi. Ikhsan menginginkan para koruptor diberikan hukuman berat bahkan bila perlu diberi hukuman mati.

    KESIMPULAN


    Dari pemeriksaan fakta di atas, video dengan klaim koper hitam Ahok terbongkar saat KPK geledah kantor Ahok adalah keliru.
    Video dan narasi yang diunggah tidak sesuai dengan konteks judul yang diangkat.

    Rujukan

    https://www.facebook.com/watch/?v=984291619220305

    https://www.youtube.com/watch?v=jcGTFdmcPR0

    https://www.youtube.com/watch?v=j05ETSWiC6A

    https://www.youtube.com/watch?v=n6pSumrJm88

    https://www.youtube.com/watch?v=AuDEs-Xx7cU

    https://wa.me/6281315777057

    Publish date : 2023-02-09

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.