Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Cek Fakta: Tidak Benar Bill Gates Bicara Soal Juri Kematian dalam KTT G20 di Bali
    CekFakta

    Cek Fakta: Tidak Benar Bill Gates Bicara Soal Juri Kematian dalam KTT G20 di Bali

    Jane DoePublish date2023-01-31
    Liputan 6
    Share
    Facebook

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan yang menyebut Bill Gates berbicara soal 'juri kematian ' pada pemimpin dunia dalam KTT G-20 di Bali. Postingan itu beredar sejak beberapa waktu lalu.
    Salah satu akun ada yang mempostingnya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 19 November 2022.
    Dalam postingannya terdapat artikel berjudul "Bill Gates Menyampaikan Pada Pemimpin Dunia G20 Bahwa Juri Kematian Segera Dibutuhkan"
    Artikel itu dilengkapi narasi
    "Raja kesehatan dunia yang tak terpilih Bill Gates menggunakan penampilannya di KTT G20 di Bali, Indonesia untuk mengangkat diskusi tentang 'panel kematian'.
    Menurut Gates, panel kematian akan diperlukan dalam waktu dekat untuk mengakhiri hidup orang sakit dan tidak sehat karena "biaya medis yang sangat tinggi."
    Akun itu juga menambahkan narasi "Bill Gates, bukan ahli kesehatan memberikan sarannya lagi."
    Lalu benarkah postingan yang menyebut Bill Gates berbicara soal 'juri kematian ' pada pemimpin dunia dalam KTT G-20 di Bali?

    HASIL CEK FAKTA


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel USAToday Fact Check berjudul "Fact check: No, Bill Gates didn’t tell G-20 leaders 'death panels' will soon be required" yang tayang pada 29 November 2022.
    Dalam artikel itu terdapat penjelasan dari Karin Neighorn, juru bicara Bill and Mellinda Gates Foundation.
    "Bill Gates tidak menghadiri forum KTT G-20 di Bali. Selain itu klaim yang menyebut Bill Gates berbicara soal juri kematian segera diperlukan juga tidak benar," ujarnya pada USA Today.
    Terkait juri kematian yang disinggung di postingan adalah rekaman video Bill Gates pada tahun 2010 pada event yang digelar Alpen Institute.
    Dalam video itu Gates berkata "Apakah menghabiskan jutaan dolar dalam tiga bulan terakhir kehidupan seorang pasian lebih baik ditukar dengan tidak memecat 10 guru? Itulah yang disebut juri kematian dan lebih baik tidak usah kita bicarakah hal ini."
    Dalam video itu Gates tidak menyebutkan lagi soal juri kematian dan tidak pernah memprediksi atau berbicara diperlukan segera seperti dalam postingan.
    Video lengkapnya bisa dilihat di link ini....
    Selain itu ada artikel dari AFP Fact Check berjudul "Bill Gates did not call for 'death panels' for the sick at G20 summit" yang tayang pada 30 Januari 2023.
    Dalam artikel tersebut dijelaskan pada 15-16 November 2022, Bill Gates sedang berkunjung ke Kenya, bukan ke Bali mengikuti G-20.
    "Kami konfirmasikan bahwa Bill Gates tidak menghadiri pertemuan G-20," ujar juru bicara Bill and Mellinda Gates Foundation pada AFP.

    KESIMPULAN


    Postingan yang menyebut Bill Gates berbicara soal 'juri kematian ' pada pemimpin dunia dalam KTT G-20 di Bali adalah tidak benar. Faktanya Bill Gates tidak mengikuti forum tersebut dan sedang berada di Kenya.

    Rujukan

    https://www.usatoday.com/story/news/factcheck/2022/11/29/fact-check-false-claim-bill-gates-told-g-20-death-panels/10791058002/

    https://factcheck.afp.com/doc.afp.com.337V34Q

    https://web.archive.org/web/20230130071430/

    https://www.c-span.org/video/?294420-1/bill-gates-education-health-care-systems

    https://www.reuters.com/world/africa/gates-foundation-pledges-7-billion-africa-ukraine-war-diverts-donor-cash-2022-11-17/

    Publish date : 2023-01-31

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.