Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Keliru, Video dengan Klaim TNI Hancurkan Kota Hainan, Cina
    CekFakta

    Keliru, Video dengan Klaim TNI Hancurkan Kota Hainan, Cina

    Jane DoePublish date2023-01-30
    Tempo
    Share
    Facebook

    Berita


    Sebuah akun di Facebook mengunggah video berdurasi 8 menit 6 detik dengan klaim bahwa TNI menghancurkan kota Hainan, Cina. Video yang dibagikan pada 24 Januari 2023 tersebut memperlihatkan ledakan rudal, pasukan bersenjata, tank dan helikopter. 
    Narator video mengatakan bahwa pasukan TNI yang tiba di Cina, sebelumnya mengadakan rapat besar komando di pangkalan militer dekat Hunan, wilayah Timur Cina. Kini TNI dikabarkan telah memulai serangan besar dengan menembakkan rudal canggih yang diberikan oleh Rusia yaitu Rudal Hipersonik Kinzhal. Wilayah target utama penyerangan TNI adalah wilayah Hainan yang paling dekat dengan Laut Cina Selatan.

    Hingga artikel ini ditulis sudah mendapat 1,5 ribu suka, 56 komentar dan ditonton hingga 37 ribu kali. Benarkah klaim video tersebut? 

    HASIL CEK FAKTA


    Tim Cek Fakta Tempo menemukan unggahan video tersebut tidak berkaitan dengan invasi TNI ke Hainan, Cina.  
    Untuk membuktikannya, Tempo mula-mula memfragmentasi video menjadi beberapa gambar tangkapan layar, lalu memverifikasinya dengan menggunakan tools Yandex Search Image, mesin pencarian Google, dan YouTube. Berikut ini adalah fakta-faktanya:
    Video 1

    Potongan video aksi seorang penerjun payung ini muncul terlihat pada detik ke-16. Gambar serupa terlihat pada menit ke-10:10 pada video yang pernah diunggah kanal YouTube TNI In Action, lima tahun lalu. Kanal tersebut mendokumentasikan aksi para TNI saat melakukan Latihan gabungan di Pulau Natuna, Kepulauan Riau.
    Video 2

    Potongan video ini pertama kali muncul pada menit ke-2:05. Video yang sama pernah diunggah oleh kanal YouTube Kementerian Pertahanan Rusia satu tahun lalu dengan judul “Peluncuran uji coba sistem pertahanan rudal Rusia yang baru di lokasi uji coba Sary-Shagan di Kazakhstan”.  
    Dikutip dari situs CNBCIndonesia.com, Rusia pertama kali menggunakan rudal hipersonik Kinzhal terbarunya untuk menghancurkan gudang atau penyimpanan persenjataan di bagian barat Ukraina.
    Video 3

    Potongan video ini terlihat beberapa kali dalam video. Kanal YouTube berbahasa Mandarin pernah mengunggah video ini, enam tahun lalu, tepatnya pada  tanggal 27 Agustus 2016.
    Pada keterangan video yang dialihbahasakan, peristiwa tersebut adalah latihan militer gabungan ke-105. Film dokumenter tersebut bercerita tentang keberanian Korps Marinir Republik Tiongkok.

    KESIMPULAN


    Hasil pemeriksaan klaim narasi dan video bahwa invasi TNI yang membabi buta menyebabkan Kota Hainan hancur lebur adalah keliru.
    Narasi yang mengutip Kantor Berita Interfax bahwa Rudal Hipersonik Kinzhal baru pertama kalinya diluncurkan sejak Rusia mengirim pasukannya untuk mendukung Indonesia, tidak terbukti kebenarannya. Kolase video yang diunggah juga tidak terkait dengan judul video di atas.

    Rujukan

    https://www.facebook.com/watch/?v=963718478260282&_rdc=1&_rdr

    https://www.youtube.com/watch?v=BES9erUdCr8

    https://www.youtube.com/watch?v=fx2ibMnQZdY

    https://www.cnbcindonesia.com/news/20220320052421-4-324188/pertama-kalinya-rusia-tembakkan-rudal-hipersonik-ke-ukraina

    https://www.youtube.com/watch?app=desktop&v=2l8YnfWHcKY

    https://wa.me/6281315777057

    Publish date : 2023-01-30

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.