Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Keliru, Video dengan Klaim Malaysia Larang Warga Indonesia Masuk Wilayahnya
    CekFakta

    Keliru, Video dengan Klaim Malaysia Larang Warga Indonesia Masuk Wilayahnya

    Jane DoePublish date2023-01-25
    Tempo
    Share
    Facebook

    Berita


    Sebuah video beredar di Facebook dengan klaim bahwa Malaysia melarang warga Indonesia masuk wilayahnya. Video berdurasi 5 menit 4 detik itu diunggah pada 16 Januari 2023. 
    Narator video mengatakan bahwa Kementerian Pertahanan Malaysia mengerahkan tentara ke perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Menurut Kemenhan Malaysia, tak ada seorang pun warga asing khususnya dari Indonesia, India, dan Filipina yang boleh masuk ke negeri Jiran mulai terhitung sejak senin kemarin. Dengan penutupan perbatasan oleh pihak Malaysia menandakan Malaysia memperlihatkan keangkuhan terhadap Indonesia.

    Hingga artikel ini diturunkan, video itu disukai 1,2 ribu dan ditonton sebanyak 53 ribu kali. Benarkah klaim video larangan warga Indonesia masuk ke Negara Malaysia tersebut?

    HASIL CEK FAKTA


    Hasil verifikasi Tim Cek Fakta Tempo menemukan bahwa narasi dalam video tersebut mirip dengan artikel yang pernah dimuat oleh Viva.co.id berjudul “Larang Warga Indonesia Masuk, Malaysia Kerahkan Tentara ke Perbatasan”. 
    Namun narator menghilangkan konteks dan waktu terjadinya peristiwa dalam berita tersebut. Pembatasan bagi warga negara Indonesia, India, dan Filipina karena meningkatnya jumlah pasien COVID-19 pada September 2020 lalu.
    Tim Cek Fakta Tempo juga menemukan unggahan video tersebut merupakan kolase dari beberapa video yang sudah pernah tayang sebelumnya. Masing-masing video memiliki perbedaan konteks dan tidak ada hubungannya dengan narasi larangan warga Indonesia masuk ke Malaysia. 
    Untuk membuktikannya, Tim Cek Fakta Tempo mula-mula memfragmentasi video menjadi beberapa gambar tangkapan layar, lalu memverifikasinya dengan menggunakan tools Yandex Search Image, mesin pencarian Google, dan YouTube. Berikut ini adalah fakta-faktanya:
    Video 1

    Potongan video ini pertama kali terlihat di detik ke-5. Sosok dalam gambar ini adalah anggota DPR Malaysia, Jelutong RSN Rayer, yang menyampaikan pendapatnya dalam Sidang Dewan Rakyat terkait kasus korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang dilakukan mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak. Video identik pernah diunggah oleh Akun YouTube KiniTV pada 26 November 2018, khususnya di menit ke-3:05. 
    Video 2

    Potongan video di detik ke-20 ini adalah Kepala BP2MI Benny Rhamdani saat menjawab pertanyaan penyiar sebuah televisi swasta terkait perlindungan pekerja migran Indonesia. Video ini pernah diunggah sebuah akun Twitter pada 1 Juli 2022.  
    Video 3
     
    Potongan video pada detik ke-27 memperlihatkan para penumpang yang akan memasuki ruang check-in Bandara Soekarno-Hatta. Video ini diunggah oleh akun Guna Adilihur pada 17 November 2016. Dalam keterangan video dijelaskan bahwa beberapa petugas bandara melakukan diskriminasi bagi para TKI (Tenaga Kerja Indonesia) yang akan berangkat ke luar negeri.
    Video 4

    Potongan video ini muncul pada menit ke-1:04. Acara ini adalah acara pengangkatan sumpah Perdana Menteri Ke-10, Datuk Seri Anwar Ibrahim, dua bulan lalu.  
    Video yang sama pernah diunggah oleh akun YouTube MalaysiaGazettatv pada 24 November 2022 berjudul “((LIVE)) Istiadat Mengangkat Sumpah Perdana Menteri Ke-10, Datuk Seri Anwar Ibrahim”. 
    Video 5

    Potongan video ini adalah pertandingan ketangkasan melewati berbagai rintangan yang dilakukan tentara militer Malaysia. Gambar identik terdapat pada menit ke-5 dalam video yang diunggah oleh akun YouTube Kadus Channel pada 1 April 2022 berjudul “Pertandingan Ukmhk Tahun 2022 (Merentas Halangan)”. 

    KESIMPULAN


    Hasil pemeriksaan video yang mengklaim pemerintah Malaysia melarang warga Indonesia masuk wilayahnya adalah keliru.
    Narasi dan video hasil kompilasi yang diunggah tidak terkait dengan judul di atas. Pembatasan bagi warga negara Indonesia dilakukan Malaysia lantaran jumlah pasien penderita COVID-19 meningkat, bukan karena konflik dengan Indonesia.

    Rujukan

    https://www.facebook.com/watch/?v=2116051388596158&_rdc=1&_rdr

    https://www.viva.co.id/militer/militer-indonesia/1298315-larang-warga-indonesia-masuk-malaysia-kerahkan-tentara-ke-perbatasan

    https://www.youtube.com/watch?v=bX0viqNZcBY

    https://twitter.com/l0ve1ndonesia/status/1542747091696766977

    https://www.youtube.com/watch?v=quSA42oL5qE.%20Gambar%20yang%20sama%20ada%20di%20menit%20ke-4:04.

    https://www.youtube.com/watch?v=6QDUQKgiE34

    https://www.youtube.com/watch?app=desktop&v=DN5cDqWeLbo

    https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id

    Publish date : 2023-01-25

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.