Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Cek Fakta: Tidak Benar dalam Foto ini Miras Selundupan Saat Piala Dunia Qatar 2022
    CekFakta

    Cek Fakta: Tidak Benar dalam Foto ini Miras Selundupan Saat Piala Dunia Qatar 2022

    Jane DoePublish date2023-01-21
    Liputan 6
    Share
    Facebook

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Sebuah foto yang diklaim minuman keras (miras) selundupan saat Piala Dunia Qatar 2022 beredar di media sosial. Foto tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 21 November 2022.
    Pada foto tersebut tampak kaleng miras ditutup stiker minuman bersoda. Hal ini disebut-sebut sebagai cara untuk menyelundupkan miras tersebut saat Piada Dunia Qatar 2022.
    "Dengan larangan membawa alkohol ke dalam arena di mana Piala Dunia FIFA 2022 akan diadakan, bagaimana penonton membawa alkohol ke dalam arena dengan cara lain~," tulis salah satu akun Facebook.
    Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 3 kali dibagikan dan mendapat puluhan respons dari warganet.
    Benarkah dalam foto itu merupakan miras selundupan saat Piala Dunia Qatar 2022? Berikut penelusurannya.
     

    HASIL CEK FAKTA


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri foto yang diklaim minuman keras (miras) selundupan saat Piala Dunia Qatar 2022. Penelusuran dilakukan mengunggah gambar tersebut ke situs Google Images.
    Hasilnya terdapat beberapa artikel yang juga memuat foto tersebut. Satu di antaranya artikel berjudul "Disamarkan sebagai Soda, 48 Ribu Bir Diselundupkan ke Saudi" yang dimuat situs okezone.com pada 13 November 2015 lalu.
    Berikut gambar tangkapan layarnya:
    AL BATHA – Segala bentuk minuman beralkohol dilarang di Arab Saudi. Namun, bukan berarti tidak ada penikmat minuman beralkohol di sana.
    Kamis 12 November 2015, petugas perbatasan Arab Saudi mengungkap penyelundupan 48.000 bir kalengan yang disamarkan sebagai minuman bersoda.
    Dilaporkan bahwa pihak berwajib Arab Saudi menangkap seorang pria yang membawa kendaraan berisi 48.000 bir asal Belanda dengan cara menyamarkan sebagai minuman bersoda rasa cola.
    “Sebuah truk yang terlihat membawa minuman bersoda biasa dihentikan oleh petugas kami hanya untuk prosedur standar untuk pemeriksaan,” kata Abdurahman al Mahna, jenderal manajer perbatasan Al Batha, Riyadh, Arab Saudi, sebagaimana dilansir The Washington Post, Jumat (13/11/2015).
    “Namun ketika diperiksa lebih lanjut, minuman tersebut sebenarnya adalah bir yang disamarkan dengan stiker logo dari minuman bersoda rasa cola,” tambahnya.
    Diketahui ini bukan pertama kalinya penyelundup coba mengakali petugas untuk membawa minuman beralkohol ke Arab Saudi. Beberapa bulan lalu pria asal Saudi tertangkap di perbatasan setelah membawa 12 minuman keras botolan yang dijahit ke celana.
    Otoritas Arab Saudi sendiri menyatakan pernah menemukan 19.000 minuman alkohol botolan yang disembunyikan di dalam beras dan saus tomat.
     

    KESIMPULAN


    Foto yang diklaim minuman keras (miras) selundupan saat Piala Dunia Qatar 2022 ternyata tidak benar. Faktanya, foto tersebut merupakan miras kalengan yang disamarkan sebagai minuman bersoda yang diselundupkan ke Arab Saudi pada 2015 lalu.

    Rujukan

    https://news.okezone.com/read/2015/11/13/18/1248907/disamarkan-sebagai-soda-48-ribu-bir-diselundupkan-ke-saudi  

    Publish date : 2023-01-21

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.