Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»TRUE»[BERITA] Viral Permintaan Maaf, Subkhan Petani Bawang Bantah Bikin Surat.
    TRUE

    [BERITA] Viral Permintaan Maaf, Subkhan Petani Bawang Bantah Bikin Surat.

    Jane DoePublish date2019-02-13
    Share
    Facebook

    HASIL CEK FAKTA

    Muhammad Subkhan, petani bawang yang curhat kepada calon wakil presiden Sandiaga Uno, membantah membuat surat permohonan maaf kepada publik dan masyarakat Brebes. Subkhan menyatakan tak pernah membuat dan menandatangani surat tersebut.

    Baca: Soal Sandiwara Sandiaga, Subkhan: Demi Allah itu Bukan Rekayasa

    “Saya tidak pernah menandatangani surat tersebut,” kata Subkan saat dikonfirmasi soal surat tersebut, Rabu, 13 Februari 2019.

    Dalam surat yang viral tersebut, tertulis permohonan maaf Subkhan di atas materai Rp 6.000 disertai tanda tangan. Surat itu berisi permohonan maaf Subkhan karena merasa bersalah telah melakukan kebohongan saat kampanye Sandiaga di Brebes. “Apa yang saya lakukan hanya menjalankan skenario sesuai arahan tim sukses,” tertulis di surat tersebut.

    KESIMPULAN

    Rujukan

    https://pilpres.tempo.co/read/1175317/viral-permintaan-maaf-subkhan-petani-bawang-bantah-bikin-surat

    https://turnbackhoax.id/2019/02/13/berita-viral-permintaan-maaf-subkhan-petani-bawang-bantah-bikin-surat/

    Publish date : 2019-02-13

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.