Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Cek Fakta: Tidak Benar dalam Video Ini Penyelundupan Dokter China untuk Pembunuhan Massal Warga Pribumi dengan Vaksin
    CekFakta

    Cek Fakta: Tidak Benar dalam Video Ini Penyelundupan Dokter China untuk Pembunuhan Massal Warga Pribumi dengan Vaksin

    Jane DoePublish date2023-01-17
    Liputan 6
    Share
    Facebook

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video penyelundupan dokter China untuk melakukan pembunuhan massal warga pribumi dengan vaksin. Informasi tersebut beredar lewat aplikasi percakapan WhatsApp.
    Klaim video penyelundupan dokter China untuk pembunuhan massal warga pribumi dengan vaksin menampilkan sejumlah orang yang mengenakan pakaian putih, penutup kepala biru dan masker sedang berjalan di antara peti kemas.
    Dalam video tersebut terdengar narasi suara "Ini dokternya nih guys baru dateng, wow banyak sekali".
    Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut.
    "*JAGA² SAJA,JIKA DOKTER² MAU SUNTIK KITA, KELUARGA KITA ATAU TETANGGA DENGAN ALASAN MAU PENCEGAHAN VAKSIN ATAU ANTI VIRUS,ADA INDIKASI RENCANA BUSUK PEMBUNUHAN MASSAL TEAM DOKTER DR CHINA TIONGKOK DISELUNDUPKAN DIPELABUHAN-PELABUHAN..
    RAKYAT INDONESIA KUDU BERHATI-HATI JIKA PEMERINTAH MEMBERIKAN KEBIJAKAN2 WAJIB TOLAK MENTAH2 KARENA INI ADA RENCANA PEMBUNUHAN MASSAL UNTUK WARGA PRIBUMI..
    MEREKA TAU JIKA ANIES SAMPAI NAIK JADI PRESIDEN MAKA PROYEK-PROYEK MEREKA CHINA TIONGKOK AKAN BANGKRUT!!WASPADALAH INI DOKTER-DOKTER PESANAN DR TIONGKOK SENGAJA UNTUK MEMBANTAI RAKYAT INDONESIA SECARA PERLAHAN-LAHAN..
    DR PIHAK RT..RW ..LURAH..CAMAT..WALIKOTA WAJIB MENOLAKNYA DEMI NYAWA ANAK-ANAK BANGSA..
    REZIM JOKOWI LICIK MENGHALALKAN BERMACAM CARA UNTUK MEMULUSKAN PROYEK2 OBOR MILIK CHINA TIONGKOK!!.
    SEJAK ENGKOH JOKO WIE MENGUASAI R1, RS PEMERINTAH SDH MULAI BYK DIISI DOKTER2 CINA, TERUTAMA DI RSCM, ADA KAH KORELASINYA DGN MENDTGKAN LSG DOKTER2 KOMUNIS CINA RRC*
    TOOOLOOONG DI VIRALKAN"
    Benarkah klaim video penyelundupan dokter China untuk pembunuhan massal warga pribumi dengan vaksin? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
     

    HASIL CEK FAKTA


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video penyelundupan dokter China untuk pembunuhan massal warga pribumi dengan vaksin, dengan menghubungi Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi.
    Siti Nadia mengatakan, klaim video penyelundupan dokter China untuk pembunuhan masal warga pribumi dengan vaksin adalah hoaks.
    "Hoaks ya," kata Siti Nadia saat berbincang dengan Liputan6.com, dikutip Selasa (17/1/2023).
    Penelusuran dilanjutkan dengan menggunakan Yandeks dan Google Image, namun tidak ditemukan situs yang memberikan keterangan seputar video tersebut.
    Penelusuran dilanjutkan menggunakan Google Search dengan kata kunci 'dokter dari china tiba di indonesia'. Penelusuran mengarah pada akun YouTube BeritaSatu pada 14 November 2022. Video tersebut berjudul "Kapal RS China Tiba di Indonesia, Ratusan Warga Antre Layanan Gratis".
    Dalam video tersebut menampilkan sejumlah orang berbaju putih yang identik dengan klaim video.
    Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut . 
    "Kapal Rumah Sakit Peace Ark China tiba di Indonesia. Ratusan masyarakat antusias datang ke Jakarta International Container Terminal (JICT) Pelabuhan Tanjung Priok untuk mendapat layanan kesehatan gratis."
    Artikel berjudul "Kapal RS AL Tiongkok berlabuh untuk misi kemanusiaan bersama AL Indonesia" yang dimuat situs resmi Kementerian Kesehatan sehatnegeriku.kemkes.go.id, menyebutkan, Rumah Sakit Angkatan Laut Tiongkok, dengan nama Peace Ark, bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, untuk melakukan misi kemanusiaan bersama Angkatan Laut Indonesia dari 10 hingga 18 November 2022.
    Pelayanan kesehatan yang diberikan kepada Warga Negara Indonesia (WNI) dilakukan di luar kapal RS (onshore). Sedangkan pelayanan kesehatan bagi WNA Cina dapat dilakukan di kapal RS (onboard).
    Pelayanan kesehatan yang dapat diberikan kepada WNI mencakup pelayanan edukasi kesehatan, pemeriksaan fisik dan atau penunjang non invasif.
    Sementara Pelayanan kesehatan yang tidak diperkenankan diberikan kepada WNI mencakup pemeriksaan fisik dan atau penunjang invasif, termasuk pemeriksaan PCR, pengambilan sampel darah dan atau material biologis lainnya.
    Pemberian obat atau material apapun baik secara oral, anal, intra vena, intramuscular, inhalasi, maupun dengan cara lain, termasuk pemberian vaksin apapun juga tidak diperkenankan.
    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video penyelundupan dokter China untuk pembunuhan massal warga pribumi dengan vaksin tidak benar.
    Sejumlah orang dalam video tersebut merupakan dokter dari Rumah Sakit Angkatan Laut Tiongkok, dengan nama Peace Ark yang memberikan layanan kesehatan, Tenaga Medis WNA tersebut harus memperoleh persetujuan praktik dari Konsil Kedokteran Indonesia dan salah satu ketentuannya tidak boleh melakukan vaksin.
     
     

    KESIMPULAN

    Rujukan

    https://www.youtube.com/watch?v=zayQJpxEq90

    https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20221114/2141703/kapal-rs-al-tiongkok-berlabuh-untuk-misi-kemanusiaan-bersama-al-indonesia/

    Publish date : 2023-01-17

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.