Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Keliru, Video Berisi Klaim Presiden Jokowi Ditunjuk Antonio Guterres sebagai Sekjen PBB
    CekFakta

    Keliru, Video Berisi Klaim Presiden Jokowi Ditunjuk Antonio Guterres sebagai Sekjen PBB

    Jane DoePublish date2023-01-17
    Tempo
    Share
    Facebook

    Berita


    Sebuah video berdurasi 7 menit 19 detik memuat klaim bahwa Presiden Jokowi ditunjuk langsung oleh Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Antonio Guterres sebagai penggantinya. Video berjudul “Ditunjuk Langsung Antonio Guterres, Jokowi Siap Jadi Sekjen Pbb Selanjutnya”, diunggah salah satu akun di Facebook. 
    Narator video mengatakan bahwa Presiden Jokowi layak menduduki jabatan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) setelah lengser dari jabatannya. Pernyataan itu muncul  dari Ketua DPP PDIP Said Abdullah menanggapi ucapan Jokowi yang menyebut akan fokus pada sektor lingkungan hidup setelah tak lagi menjadi presiden.  

    Sekjen PBB Antonio Guterres juga sangat mendukung Indonesia untuk menjadi Sekjen PBB menggantikannya. Hanya Amerika yang bisa menghalangi Jokowi menjadi Sekjen PBB tersebut. 
    Video yang dibagikan pada 14 Januari 2023 itu sudah mendapat 1,9 ribu suka dan ditonton sebanyak 74 ribu kali. Benarkah klaim video tersebut?

    HASIL CEK FAKTA


    Hasil verifikasi Tempo menunjukkan narasi dalam video berasal dari berita Kompas.com berjudul “PDIP Sebut Jokowi Layak Jadi Sekjen PBB, Seberapa Besar Peluangnya?” dan artikel situs victorynews.id berjudul “Berhasil Gelar KTT G20, Sekjen PBB Antonio Guterres Puji Kepemimpinan Jokowi”.
    Pada artikel di Kompas.com, semua narasi dibacakan secara utuh. Hanya pada paragraf kesembilan, narator menambahkan kalimat: “Tentunya direstui oleh Amerika Serikat”. Sehingga paragraf tersebut menjadi:  
    Akan tetapi, posisi tersebut sejauh ini diisi oleh mereka yang sudah lama berkarier di PBB. Tentunya direstui oleh Amerika Serikat.  
    Dalam artikel yang diunggah Victorynews.id, narator mengubah paragraf kedelapan. Kalimat diubah dari “Antonio Guterres juga sangat mendukung Indonesia memegang keketuaan ASEAN tahun depan” menjadi “Antonio Guterres juga sangat mendukung Indonesia memegang ketua PBB berikutnya”.
    Dengan demikian narasi dalam video tersebut terjadi penyuntingan dari pemberitaan media. 
    Selain itu, video yang diunggah tersebut merupakan kolase dari beberapa video yang tidak terkait dengan Sekjen PBB Antonio Guterres menunjuk Presiden Jokowi sebagai Sekjen PBB selanjutnya.
    Untuk memverifikasi video tersebut, Tim Cek Fakta Tempo mula-mula memfragmentasi video menjadi beberapa gambar tangkapan layar, lalu memverifikasinya dengan menggunakan tools Yandex Search Image,  mesin pencarian Google dan YouTube. Berikut ini adalah fakta-faktanya:
    Video 1

    Potongan video ini adalah Presiden Uni Eropa, Ursula Von Der Leyen yang terlihat di detik ke-30. Video ini sebelumnya pernah diunggah oleh Akun Youtube Europian Commission pada 14 Desember 2022 dengan judul "EU-ASEAN Commemorative Summit - Opening remarks by President Ursula von der Leyen".   
    Video 2

    Potongan video di detik ke-36 ini adalah Presiden Jokowi berfoto bersama Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres saat melakukan pertemuan bilateral di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi  (KTT) ASEAN di Phnom Penh, Sabtu, 12 November 2022.
    Video identik pernah ditayangkan akun YouTube Sekretariat Presiden berjudul "Pertemuan Bilateral Presiden Jokowi dan Sekjen PBB, Phnom Penh, 12 November 2022". Dalam keterangan video disebutkan, Presiden Jokowi menyampaikan terima kasih atas konfirmasi kehadiran Sekjen PBB di KTT G20 Indonesia.
    Video 3

    Potongan video ini muncul pada menit ke-1:19. Video yang sama pernah diunggah oleh kanal  United Nations pada 7 November 2022 berjudul “UN Secretary General at the Opening of the Climate Implementation Summit | #COP27 | United Nations”.
    Pada COP 27, negara-negara berkumpul untuk mengambil tindakan guna mencapai tujuan iklim kolektif dunia sebagaimana disepakati di bawah Perjanjian Paris dan Konvensi. 
    Berdasarkan hasil dan momentum COP 26 di Glasgow tahun lalu, negara-negara diharapkan untuk menunjukkan pada COP 27 bahwa mereka berada di era implementasi baru dengan mewujudkan komitmen mereka di bawah Perjanjian Paris. Konferensi akan berlangsung dari 6-18 November 2022 di Sharm el-Sheikh, Mesir.
    Video 4

    Video yang memperlihatkan Jokowi ini ada di menit ke-1:15. Presiden Jokowi berpidato pada acara KTT Peringatan 45 Tahun ASEAN-Uni Eropa di Brussels, 14 Desember 2022. Video ini pernah diunggah oleh akun Sekretariat Presiden.

    KESIMPULAN


    Hasil pemeriksaan video yang mengklaim Sekjen PBB Antonio Guterres menunjuk langsung dan Jokowi jadi Sekjen PBB selanjutnya adalah keliru.
    Narasi tersebut diubah dari pemberitaan media. Video yang diunggah juga tidak terkait dengan pernyataan Antonio Guterres.

    Rujukan

    https://www.facebook.com/watch/?v=1572581323204338

    https://www.kompas.com/tren/read/2022/11/15/200500765/pdi-p-sebut-jokowi-layak-jadi-sekjen-pbb-seberapa-besar-peluangnya-?page=all

    https://www.victorynews.id/dunia/pr-3315687797/berhasil-gelar-ktt-g20-sekjen-pbb-antonio-gutteres-puji-kepemimpinan-jokowi

    https://www.youtube.com/watch?v=-DScccD5d9g

    https://www.youtube.com/watch?v=aZMm5nt7etg

    https://www.youtube.com/watch?v=g3RQV-hsbSY

    https://www.youtube.com/watch?v=46QxNtozljY

    https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id

    Publish date : 2023-01-17

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.