Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Keliru, Program Mata Najwa Siarkan Terawan Agus Putranto Terima Penghargaan Soal Diabetes
    CekFakta

    Keliru, Program Mata Najwa Siarkan Terawan Agus Putranto Terima Penghargaan Soal Diabetes

    Jane DoePublish date2022-12-28
    Tempo
    Share
    Facebook

    Berita


    Sebuah akun Facebook membagikan video tayangan program Narasi-Trans TV, Mata Najwa, menyiarkan berita Terawan Agus Putranto tengah menerima penghargaan soal obat diabetes.
    Tayangan tersebut diklaim sebagai program Mata Najwa dengan teks bertuliskan: Dokter Indonesia Terima Penghargaan Penyelamatan Jiwa, Solusi Untuk Masalah Diabetes Telah Ditemukan Di Indonesia. 
    Dalam unggahan berdurasi 15 detik itu, terdapat presenter Narasi TV, Najwa Shihab dan foto mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto yang memegang penghargaan.
    Kemudian narator video mengatakan, “ini menakjubkan. Dokter Indonesia terima penghargaan penyelamatan jiwa. Solusi untuk masalah diabetes di Indonesia telah ditemukan. Pemilik apotek khawatir tentang pendapatan mereka. Orang dengan diabetes baca ini sekarang.”

    Diunggah pada Senin, 19 Desember 2022, video ini mendapat 505 tanggapan, 58 komentar dan 108 ribu kali tayang. Namun, benarkah Najwa Shihab menyiarkan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menerima penghargaan soal diabetes?

    HASIL CEK FAKTA


    Hasil verifikasi Tim Cek Fakta Tempo menunjukkan, video tersebut adalah hasil suntingan yang menggabungkan video program Mata Najwa dan foto Terawan Agus Putranto. Program Mata Najwa tidak pernah menyiarkan Terawan Agus Putranto menerima penghargaan tentang diabetes. 
    Untuk memverifikasi kebenaran klaim di atas, Tim Cek Fakta Tempo menelusuri video dan gambar itu menggunakan tools InVID dan Yandex Image Search.
    Penelusuran Tempo, potongan video Najwa Shihab itu adalah bagian dari program Mata Najwa berjudul Kesaksian Laskar FPI dalam Rombongan Rizieq Shihab di Narasi TV pada episode ‘Silang Versi FPI - Polisi’ yang disiarkan eksklusif pada 17 Desember 2020. Video tersebut diunggah di kanal YouTube Najwa Shihab.
    Presenter acara tersebut, Najwa membuka acaranya dengan pengantar: “Silang versi FPI-Polisi, teman-teman Mata Najwa secara eksklusif mendapatkan penuturan salah satu anggota FPI yang di dalam rombongan pengawalan FPI pada peristiwa penembakan pada 7 Desember lalu. Berikut ini kesaksiannya, eksklusif di Mata Najwa.”
    Lalu, foto Terawan Agus Putranto memegang penghargaan tersebut adalah dari Lifetime Achievement Award atas prestasi penemu metode cuci otak (Brainwash) dengan modifikasi program Digital Subtraction Angiography (SDA) untuk penyakit stroke sejak tahun 2005.
    Penghargaan tersebut diberikan Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) pada Rabu, 17 Juli 2019, yang saat itu Terawan menjabat sebagai Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto Jakarta.

    KESIMPULAN


    Berdasarkan pemeriksaan fakta, video Najwa Shihab menyiarkan dokter Indonesia menerima penghargaan soal diabetes, adalah keliru.
    Video Najwa Shihab tidak menyiarkan soal Terawan Agus Putranto menerima penghargaan tentang diabetes. Potongan video itu diambil dari akun YouTube Najwa Shihab saat membahas program Mata Najwa berjudul, Kesaksian Laskar FPI dalam Rombongan Rizieq Shihab di Narasi TV pada 17 Desember 2020.

    Rujukan

    https://www.facebook.com/100087160406731/videos/1589826924808137/?__xts__[0]=68.ARBU1IgYLkEyUm14yulirH9-Btl_bz6Td01GOd67ePGBnh2KL4cq8UxeTcYYh9jWhdYveos4E72JRDp2tyMmKg9x3WtYxdYPqVjAYE5lt6fCN_ZcTuDiskOODy82jJUrsYamOg0YkL8p8c5f5V-XFYyIoj7YOXuRi4EkZttTYDFArlYPOY5Z5WeU5NISwc6wZGxDgzIbKXPniu7dqdWJ9cOUQM7FIwzk1pkwmgJDJ5UJgTq5z27io_fw9-1UZb0IR-DdAUSctNrZKpIQ8H8CgtN62LBLDgGFuPJHpm_ukqHSc_U7QrnpF1_aCQ0W_uhr1Q

    https://www.youtube.com/watch?v=nCePxEJvRUs

    https://www.youtube.com/watch?v=nCePxEJvRUs

    http://rekor-leprid.org/index.php/2019/07/17/lifetime-achievement-award-atas-prestasi-penemu-metode-cuci-otak-brain-wash-dengan-modifikasi-program-digital-substraction-angiography-sda-untuk-penyakit-stroke-sejak-tahun-2005/

    https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id

    Publish date : 2022-12-28

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.