[SALAH] Puluhan Kapal Indonesia Dibakar Secara Sadis oleh Australia

Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook, yang berisi video kapal-kapal yang dibakar dan ditenggelamkan, serta cuplikan dari berbagai video berita. Dalam keterangannya, pemilik akun bernama Muhammad Noorsjamsi mengklaim bahwa video itu merupakan peristiwa di Pulau Pasir. Disebutkan pula, bahwa puluhan kapal-kapal milik nelayan Indonesia telah diusir secara sadis oleh Australia.

Namun setelah melakukan penelusuran terkait informasi ini, terdapat kekeliruan yang disampaikan melalui video Facebook tersebut. Kapal-kapal yang dibakar oleh otoritas Australia hanya berjumlah 3 kapal. Berdasarkan penelusuran, berita mengenai pembakaran kapal-kapal milik nelayan Indonesia ini, ternyata telah terjadi pada November tahun 2021 lalu. Melansir dari situs berita ABC Australia, The Australian Border Force (ABF) atau Pasukan Perbatasan Australia menyatakan bahwa pembakaran 3 kapal nelayan Indonesia ini merupakan tindakan yang dilakukan akibat kapal-kapal tersebut menangkap ikan tanpa izin di perairan Australia. Tak hanya membakar tiga kapal, ABF juga memergoki 13 kapal ikan Indonesia lainnya yang menangkap ikan secara ilegal. Belasan kapal itu telah diusir keluar dari perairan Australia tanpa mendapatkan sanksi atau pun penahanan. Penangkapan kapal-kapal ikan Indonesia itu dilakukan ABF setelah sempat melakukan patroli tiga hari di dekat Rowley Shoals Marine Park, Australia Barat. Jadi dapat disimpulkan bahwa informasi yang menyatakan bahwa Australia membakar secara sadis puluhan kapal-kapal nelayan Indonesia merupakan informasi hoaks kategori misleading content atau konten menyesatkan.

Hasil Periksa Fakta Gabriela Nauli Sinaga (Universitas Sumatera Utara) Faktanya, Australia hanya membakar 3 kapal milik nelayan Indonesia karena telah menangkap ikan tanpa izin di perairan Australia.

https://www.cnnindonesia.com/internasional/20221024114158-106-864549/kronologi-pulau-pasir-ntt-diklaim-australia-bikin-warga-ngamuk/2

Publish date : 2022-11-30