Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Cek Fakta: Tidak Benar Vaksin COVID-19 Mengandung Microchip dan Robot Berukuran Sel
    CekFakta

    Cek Fakta: Tidak Benar Vaksin COVID-19 Mengandung Microchip dan Robot Berukuran Sel

    Jane DoePublish date2022-11-23
    Liputan 6
    Share
    Facebook

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Kabar tentang vaksin COVID-19 mengandung microchip dan robot berukuran sel beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 13 November 2022.
    Akun Facebook tersebut mengunggah narasi bahwa microchip dan robot berukuran sel ditemukan dalam kandungan vaksin COVID-19.
    "MICROCHIP
    Robot berukuran sel itu juga ditemukan dalam vaxx C19 baru.
    Nanoteknology yang seukuran sel ini merespons sinyal RF (5G), mengumpulkan dan mengirimkan data. Robot berukuran sel tersebut tidak memerlukan daya apapun, sangat kecil sehingga hanya bekerja dari frekuensi magnetik RF," tulis salah satu akun Facebook.
    Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 6 kali ditonton dan mendapat beberapa respons dari warganet.
    Benarkah vaksin COVID-19 mengandung microchip dan robot berukuran sel? Berikut penelusurannya.
     

    HASIL CEK FAKTA


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim bahwa vaksin COVID-19 mengandung microchip dan robot berukuran sel. Penelusuran dilakukan dengan memasukkan kata kunci "vaccine nano robot and microchip" di kolom pencarian Google Search.
    Hasilnya terdapat beberapa artikel yang membantah klaim tersebut. Satu di antaranya artikel berjudul "This video shows an experiment with frog cells, not vaccines" yang dilansir situs factcheck.afp.com pada 24 Desember 2021.
    Dalam artikel tersebut disebutkan bahwa tidak ada robot berukuran sel dalam vaksin COVID-19. Hal ini disampaikan oleh Profesor Teknik Biomedis dari Universitas Boston, Catherine Klappercih.
    Menurut Catherine, pembuatan vaksin COVID-19 memanfaatkan nanoteknologi lebih tepatnya disebut nano lipid. Namun, ia menyesalkan bahwa kata nanoteknologi telah disalahartikan dari waktu ke waktu untuk menyatakan bahwa ada semacam komponen hidup aktif yang akan masuk ke tubuh seperti robot kecil, berbaris dan melakukan hal-hal jahat.
    "Tapi sebenarnya, kata 'nanoteknologi' hanya berarti bahwa ini adalah teknologi atau bahan yang berskala nanometer, dan hanya itu. Ini (gelembung lemak kecil yang disebut partikel nano lipid yang digunakan dalam vaksin mRNA) sebenarnya adalah bahan yang sangat pasif. Itu lipid," tutur Catherine.
    "Tidak ada yang mekanis, tidak ada yang elektrik, tidak ada yang bersifat magnetis. Tanpa lipid, sangat sedikit mRNA yang akan masuk ke dalam sel dan respons imun tidak akan terlalu kuat," tambah Catherine.
     

    KESIMPULAN


    Klaim vaksin COVID-19 mengandung microchip dan robot berukuran sel ternyata tidak benar. Faktanya, partikel nano dalam vaksin COVID-19, tidak berisi microchip dan robot berukuran sel. Partikel nano dalam vaksin berfungsi sebagai pengirim untuk melindungi mRNA saat vaksin disuntikkan ke tubuh.
     

    Rujukan

    https://factcheck.afp.com/

    https://http%253A%252F%252Fdoc.afp.com%252F9V679K-1  

    Publish date : 2022-11-23

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.