Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Cek Fakta: Tidak Benar Gempa Cianjur dan Sukabumi disebabkan Gunung Gede dan Pangrango
    CekFakta

    Cek Fakta: Tidak Benar Gempa Cianjur dan Sukabumi disebabkan Gunung Gede dan Pangrango

    Jane DoePublish date2022-11-22
    Liputan 6
    Share
    Facebook

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim gempa Cianjur disebabkan Gunung Gede dan Pangrango. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 22 November 2022.
    Unggahan klaim gempa Cianjur disebabkan Gunung Gede dan Pangrango berupa foto landscape gunung.
    Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut.
    "Gunung Gede pangrango ,akibatkan Gempa cianjur dan sukabumi"
    Benarkah klaim gempa Cianjur disebabkan Gunung Gede dan Pangrango? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    HASIL CEK FAKTA


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim gempa Cianjur disebabkan Gunung Gede dan Pangrango, dengan menghubungi pihak Badan Geologi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).
    Pelaksana tugas (plt) Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid AN mengatakan, berdasarkan analisis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) gempa Cianjur merupakan gempa tektonik.
    "Tim gempa Badan Geologi melaporkan ke saya bahwa gempa yang terjadi adalah gempa tektonik, bukan vulkanik," kata Wafid, saat berbincang dengan Liputan6.com, di Jakarta, Selasa (22/11/2022).
    Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Hendra Gunawan mengungkapkan, sampai Selasa (22/11/2022) sore  status vukanik Gunung Gede dan Pangrango masih berada di level satu atau normal.
     "Kami sampaikan apa yang jadi acuan kami adalah data, berdasarkan data yang kami pegang Gunung Gede masih dilevel satu atau normal, kami memegang data yang terekam sampai saat ini, mungkin ini bisa berubah tetapi saat ini masih dalam keadaan normal," tuturnya.Menurut Hendra, sampai saat ini Gunung Gede tidak mengalami erupsi, meski ada kritis kegempaan berdasarkan historinya selama 100 tahun belakangan tidak ada peningkatan aktivitas yang siginifikan.
    "Sampai saat ini belum ada erupsi, sifat gunung gede kritis kegempaan setelah kami pantau setiap 20 tahun muncul kritis kegempaan tapi tidak tinggi, terlepas dari historisnya 100 tahun terakhir belum ada peningkatan signifikan," ucapnya.
     

    KESIMPULAN


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim gempa Cianjur disebabkan Gunung Gede dan Pangrango tidak benar.
    Berdasarkan analisis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) gempa Cianjur merupakan gempa tektonik bukan vulkanik, sampai saati ini aktivitas gunung Gede masih berada di level 1 atau normal.
     

    Publish date : 2022-11-22

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.