Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Panda Merah Mati Setelah Diberi Dosis Vaksin Covid-19
    Misleading Content

    [SALAH] Panda Merah Mati Setelah Diberi Dosis Vaksin Covid-19

    Jane DoePublish date2022-11-06
    Share
    Facebook

    Berita

    Sebuah akun Twitter membagikan gambar yang berisi dua tangkapan layar berita, pertama terkait pemberian vaksinasi kepada hewan di Kebun Binatang Toronto dan yang kedua terkait kematian panda merah yang baru berusia 3 bulan, diketahui panda merah yang mati tersebut bernama Dash. Dalam unggahan Twitternya disematkan narasi “mereka membunuh panda merah” narasi tersebut mengartikan bahwa panda merah tersebut mengalami kematian akibat pemberian vaksinasi Covid-19.

    HASIL CEK FAKTA

    Setelah ditelusuri, informasi tersebut salah. Faktanya, di saat kematiannya, Dash belum pernah divaksinasi, hal tersebut dikonfirmasi oleh pihak Kebun Binatang Toronto melalui Twitter resminya, @TheTorontoZoo. Dalam informasi resminya juga menyatakan bahwa pemberian vaksinasi kepada hewan justru terbukti efektif daripada yang belum diberikan vaksinasi.

    Selain itu, menurut worldwildlife.org, panda merah memang sedang mengalami ancaman kepunahan karena perubahan iklim dan aktivitas manusia yang berdampak pada hutan habitat tempat panda merah tinggal. Dilansir dari kompas.com, peneliti The University of Queensland menyebut kondisi tersebut menyebabkan resiko kematian panda merah meningkat dan dapat menurunkan populasi panda merah untuk jangka panjang.

    Dengan demikian, panda merah mati setelah diberi dosis vaksin Covid-19 merupakan hoax dengan kategori Konten yang Menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil periksa fakta Mochamad Marcell
    Klaim tersebut salah, faktanya panda merah yang mati di Kebun Binatang Toronto belum diberikan vaksinasi Covid-19. Melalui Twitter resmi Kebun Binatang Totonto (@TheTorontoZoo), mengonfirmasi bahwa informasi tersebut menyesatkan, justru pemberian vaksinasi terhadap hewan yang mereka pelihara terbukti efektif.

    Rujukan

    https://apnews.com/article/fact-check-toronto-zoo-red-panda-cub-death-covid-vaccine-270184958439?utm_campaign=SocialFlow&utm_medium=APFactCheck&utm_source=Twitter

    https://www.worldwildlife.org/stories/red-pandas-climate-change-and-the-fight-to-save-forests

    https://www.kompas.com/sains/read/2022/06/09/110500823/panda-merah-terancam-punah-ini-saran-ahli-untuk-menyelamatkannya?page=all

    Publish date : 2022-11-06

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.