Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Jokowi dan Istrinya Memiliki 20 Rekening Luar Negeri untuk Menyembunyikan Uang Suap dari Komunis Cina
    Misleading Content

    [SALAH] Jokowi dan Istrinya Memiliki 20 Rekening Luar Negeri untuk Menyembunyikan Uang Suap dari Komunis Cina

    Jane DoePublish date2022-10-31
    Share
    Facebook

    Berita

    “TERBONGKAR PENGKHIANATAN JOKOWI
    UANG SUAP DARI KOMUNIS CINA DISIMPAN PADA 20 REKENING LUAR NEGERI”

    HASIL CEK FAKTA

    Sebuah video beredar di media sosial Facebook pada 09 Juni 2022 yang bertajuk, “Terbongkar Pengkhianatan Jokowi”. Di dalam video ini dapat dilihat juga sebuah narasi yang menyatakan bahwa Jokowi memiliki 20 rekening di luar negeri, untuk menyimpan uang hasil suap dari kelompok Komunis Cina. Jika melihat lebih jauh, video ini juga memperlihatkan seorang tokoh bernama, Faisal Assegaf, yang menyatakan bahwa Jokowi dan Istrinya terlibat dalam kepemilikan 32 rekening luar negeri dengan nilai $8 Juta USD. Sampai saat ini, unggahan video ini setidaknya telah dilihat oleh 48,9 pengguna, 421 tanggapan dan 203 komentar.

    Namun setelah menelusuri terkait kebenaran hal ini, ditemukan fakta yang menyatakan bahwa informasi Jokowi dan Istrinya memiliki 20 rekening luar negeri untuk menyimpan uang hasil suap dari kelompok Komunis Cina ini merupakan informasi hoaks. Informasi ini ternyata merupakan hoaks lama yang sempat beredar di tahun 2019 lalu. Melansir dari artikel Suara.com, video viral yang beredar di media sosial tersebut ternyata merupakan kejadian lama dan menjadi isu hangat pada pertengahan 2014 lalu saat Jokowi sedang melalui masa kampanye pilpres bersama pasangannya, Jusuf Kala.

    Saat itu, Faisal Assegaf bersama Progres 98, menemukan dugaan adanya manipulasi laporan kekayaan Joko Widodo. Mereka menuding Jokowi tidak transparan ketika menyampaikan laporan kekayaan ke KPU dan KPK. Temuan tersebut berupa sejumlah kepemilikan nomor rekening atas nama Joko Widodo beserta Iriana Widodo di beberapa bank di luar negeri yang jumlahnya mencapai USD 8 juta.

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat itu telah memberikan keterangan pers atas tudingan Progres 98. KPK memastikan bahwa presiden terpilih, Joko Widodo atau Jokowi, tidak memiliki rekening di luar negeri. Penyelidik KPK juga telah mengklarifikasi ke Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan soal laporan tersebut.

    Jadi dapat disimpulkan bahwa video yang berisi informasi mengenai kepemilikan rekening luar negeri oleh Jokowi untuk menyimpan uang suap dari Komunis Cina merupakan hoaks kategori misleading content atau konten menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil Periksa Fakta Gabriela Nauli Sinaga (Universitas Sumatera Utara)

    Informasi tersebut merupakan informasi hoaks. Faktanya, dugaan itu merupakan isu hangat yang beredar pada tahun 2014 lalu dan telah diklarifikasi faktanya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    Rujukan

    https://www.merdeka.com/cek-fakta/cek-fakta-hoaks-video-presiden-jokowi-memiliki-20-rekening-di-luar-negeri.html

    https://turnbackhoax.id/2019/02/18/salah-32-rekening-milik-presiden-joko-widodo-dan-istrinya-di-20-bank-luar-negeri/

    Publish date : 2022-10-31

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.