Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Video Seorang Ayah Menari Saat Pemakaman Putrinya yang Dibunuh Polisi di Iran
    Misleading Content

    [SALAH] Video Seorang Ayah Menari Saat Pemakaman Putrinya yang Dibunuh Polisi di Iran

    Jane DoePublish date2022-10-22
    Share
    Facebook

    Berita

    “Sad Iranian father who promised to live long to dance at his daughter’s wedding ends up dancing at her funeral after she was killed by the Iranian moral police for not covering her hair #IranRevolution2022”

    Terjemahan:

    “Sedih Ayah Iran yang berjanji akan hidup lama untuk menari di pernikahan putrinya akhirnya menari di pemakamannya setelah dia dibunuh oleh polisi moral Iran karena tidak menutupi rambutnya #RevolusiIran2022”

    HASIL CEK FAKTA

    Beredar sebuah video di Twitter yang diklaim merupakan seorang ayah asal Iran yang menari sedih pada saat pemakaman putrinya yang ditembak mati oleh Polisi Iran karena tidak menggunakan hijab. Ia menari pada saat pemakaman karena sudah berjanji pada putrinya untuk menari pada saat pernikahannya, namun sayang sang putri meninggal lebih dulu tertembak oleh Polisi Iran.

    Setelah ditelusuri, klaim tersebut salah. Faktanya, video yang beredar tersebut merupakan cuplikan dari salah satu episode serial televisi Azerbaijan yang tayang pada Januari 2018. Dilansir dari AFP, kisah palsu tersebut beredar sejak kasus Mahsa Amini 22 tahun yang dinyatakan meninggal pada 16 Sep 2022 setelah polisi menahannya karena melanggar aturan yang mengharuskan wanita mengenakan hijab, keaslian pada video yang dibagikan tersebut tidak ada kaitannya dengan kasus yang sempat ramai tersebut.

    Dengan demikian, Video Seorang Ayah Menari Saat Pemakaman Putrinya yang Dibunuh Polisi di Iran merupakan hoax dengan kategori Konten yang Menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil periksa fakta Mochamad Marcell

    Klaim tersebut salah, faktanya klip pada video tersebut merupakan cuplikan dari salah satu episode film serial televisi asal Azerbaijan yang sudah tayang sejak Januari 2018. Bukan video seorang ayah yang sudah berjanji menari pada pernikahan putrinya, namun hanya bisa memenuhi janjinya dengan menari pada saat pemakaman putrinya yang ditembak mati oleh polisi Iran karena tidak menggunakan hijab.

    Rujukan

    https://factcheck.afp.com/doc.afp.com.32KN6CT

    https://youtu.be/_CGxBciEWws?t=1166

    Publish date : 2022-10-22

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.