Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] “Tabiat ASLINYA PRESIDEN INDONESIA terhadap rakyat yg bersebrangan di anggap musuh pribadi.”
    Misleading Content

    [SALAH] “Tabiat ASLINYA PRESIDEN INDONESIA terhadap rakyat yg bersebrangan di anggap musuh pribadi.”

    Jane DoePublish date2022-10-08
    Share
    Facebook

    Berita

    * “Tabiat Aslinya terhadap rakyat Indonesia. Yg bersebrangan di anggap musuh pribadi.” (di cuitan).

    * “INI WATAK ASLINYA
    PRESIDEN INDONESIA” (di dalam video).

    HASIL CEK FAKTA

    SUMBER membagikan video dengan narasi yang konteksnya TIDAK sesuai dengan fakta, sehingga menyebabkan kesimpulan yang MENYESATKAN. BUKAN terhadap rakyat, FAKTA: pernyataan di video ditujukan terhadap Bandar Narkoba yang disampaikan di acara peringatan HANI (Hari Anti Narkoba Internasional) pada 26 Juni tahun 2016 lalu.

    Salah satu video dengan konteks yang benar, BeritaSatu pada 26 Juni 2016: “Presiden Joko Widodo menghadiri peringatan Hari Antinarkotika sedunia di kawasan Kota Tua, Jakarta, Ahad (26/6/2016).” (mulai 1:42 sampai 2:10)

    detikNews: “”Kejar mereka, tangkap mereka, hajar mereka, hantam mereka. Kalau UU memperbolehkan, dor mereka!” kata Jokowi dalam acara perayaan Hari Anti Narkoba Internasional di Tamansari, Jakarta Barat, Minggu (26/6/2016).”

    Kementerian Sekretariat Negara RI: “Presiden Jokowi: Kejar Pengedar Narkoba! Tangkap! atau Bahkan di Dor Saja!” (mulai 9:07 sampai 9:36)

    KESIMPULAN

    Konteks utuh video DIPELINTIR. BUKAN terhadap rakyat, FAKTA: pernyataan di video ditujukan terhadap Bandar Narkoba yang disampaikan di acara peringatan HANI (Hari Anti Narkoba Internasional) pada 26 Juni tahun 2016 lalu.

    Rujukan

    https://http[1] firstdraftnews.org: “Memahami gangguan informasi” (Google Translate),

    https://bit.ly/3wHx0lO /

    https://archive.md/nb52W (arsip cadangan dengan bahasa asli, English). [2] youtube.com: “Jokowi: Kalau Undang-undang Membolehkan, Dor Bandar Narkoba”,

    https://bit.ly/3ChpLnx /

    https://bit.ly/3MibN9I (arsip cadangan). [3] detik.com: “Jokowi: Kalau UU Mengizinkan, Dor Semua Pengedar Narkoba!”,

    https://bit.ly/3SOlO0H /

    https://bit.ly/3CkLueh (arsip cadangan). [4] youtube.com,

    https://bit.ly/3ysUUU1 /

    https://bit.ly/3fSZDI2 (arsip cadangan).

    Publish date : 2022-10-08

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.