Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Belum Ada Bukti, Video tentang Muhammadiyah Resmi Usung Anies di Pilpres 2024
    CekFakta

    Belum Ada Bukti, Video tentang Muhammadiyah Resmi Usung Anies di Pilpres 2024

    Jane DoePublish date2022-10-04
    Tempo
    Share
    Facebook

    Berita


    Sebuah video berjudul Sah, Muhammadiyah Resmi Usung Anies di Pilpres 2024, Karena Hal Besar Ini diterima chatbot WhatsApp Tempo pada Senin, 3 Oktober 2022. 
    Video yang dipublikasikan 28 September 2022 itu, berasal dari akun YouTube dengan judul yang sama.
    Di dalam video, terdapat sosok Anies Baswedan, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 2015-2020, Sohibul Iman dan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir. Terlihat juga Presiden PKS 2020-2025, Ahmad Syaikhu dan Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas.
    Sejak diunggah video ini sudah ditonton 33 ribuan kali, mendapat 179 komentar dan 693 tanggapan. 
    Tangkapan layar video yang diterima chatbot WhatsApp Tempo
    Namun, benarkah pada 28 September tersebut Muhammadiyah telah resmi mengusung Anies Baswedan di Pilpres 2024?

    HASIL CEK FAKTA


    Hasil verifikasi Tempo menunjukkan, hingga artikel ini diturunkan belum ada pernyataan dari Pengurus Pusat Muhammadiyah mendukung atau mengusung Anies Baswedan di Pemilihan Presiden 2024. Video yang beredar ini gabungan dari peristiwa lain dan tidak berisi acara dukungan untuk Anies Baswedan sebagai Capres. 
    Untuk memverifikasi kebenaran klaim tersebut, Tim Cek Fakta Tempo memfragmentasi video menjadi gambar dan menelusurinya menggunakan Google Reverse Image dan Yandex Image Search.
    Video 1
    Video 1
    Pada detik ke-52, Anies Baswedan terlihat sedang menyalam Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir. Saat itu, Anies Baswedan, sebagai Gubernur DKI Jakarta berkunjung ke kantor PP Muhammadiyah untuk mendiskusikan masalah keIndonesiaan pada Jumat, 8 April 2022.
    Haedar mengatakan, pertemuan berlangsung santai dan saling tukar pandangan. Ada beberapa tantangan masa depan kehidupan berbangsa dan bernegara. "Tantangan kita adalah globalisasi, era disrupsi, dan postmodern," tutur Haedar dikutip dari iNews.id, Sabtu, 9 April 2022 malam.
    Menurut Haedar untuk menghadapinya memerlukan pemikiran maju dengan dilandasi nilai dan pijakan konstitusi yang kokoh agar tidak salah arah. Kemudian disertai sikap optimistis dan spirit Bhinneka Tunggal Ika yang autentik agar Indonesia bisa menghadapi tantangan ke depan.
    Video 2
    Video 2
    Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman, dimunculkan pada menit ke-1:14, saat menyampaikan keterangan usai melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir di kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jakarta, Rabu, 4 Desember 2019.
    Pada pertemuan itu, Sohibul, mengatakan kedatangannya menemui Haedar Nashir untuk bersilaturahmi sekaligus menimba ilmu dan nasihat kepada ormas Islam tersebut.
    Menurut Sohibul, Muhammadiyah sebagai ormas Islam yang telah berdiri lebih dari satu abad dianggap kaya pengalaman dari sisi politik dan sosial.
    "Sehingga kami sebagai partai politik yang hadir di era reformasi kami perlu menimba pengalaman, khususnya yang disampaikan Pak Haedar bagaimana PKS sebagai partai Islam mengintegrasikan dengan kebangsaan," ujar Sohibul.
    Video 3
    Video 3
    Video menit ke-2:49 menunjukkan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Anwar Abbas, memberikan keterangan pers usai pertemuan dengan pengurus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di kantor PP Muhammadiyah, Bilangan Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat, 29 Juli 2022.
    Saat itu, Anwar mengatakan organisasinya membuka diri untuk membangun kedekatan dengan semua partai politik demi kebaikan bangsa. "Standing position Muhammadiyah itu kan dulu (saat Pemilu 2019) kami menjaga jarak dengan partai politik, sekarang kami mau membangun kedekatan dengan semua partai politik, tapi konteksnya adalah untuk kebaikan bangsa dan negara di masa depan," ujar Anwar dikutip dari Tempo.
    Syaikhu mengatakan, mereka senang mendapat banyak nasihat atas kondisi dan situasi kebangsaan, termasuk berkaitan penyelenggaraan Pemilu 2024 agar tidak terjadi kembali polarisasi yang membelah bangsa seperti 2019 silam.

    KESIMPULAN


    Berdasarkan pemeriksaan fakta, video berjudul Muhammadiyah resmi usung Anies di Pilpres 2024, adalah Belum Ada Bukti.
    Hingga artikel ini diturunkan belum ada pernyataan dari Pengurus Pusat Muhammadiyah mendukung atau mengusung Anies Baswedan di Pemilihan Presiden 2024. Video yang beredar ini gabungan dari peristiwa lain dan tidak berisi acara dukungan untuk Anies Baswedan sebagai Capres.

    Rujukan

    https://www.youtube.com/watch?v=DeAwyKUiLro

    https://wa.me/6281315777057

    https://yogya.inews.id/berita/datangi-pp-muhammadiyah-anies-baswedan-dan-haedar-nashir-bahas-keindonesiaan

    https://www.rctiplus.com/news/detail/berita-terkini/39980/jadi-kekuatan-penyeimbang-pks-minta-nasihat-dari-muhammadiyah

    https://nasional.tempo.co/read/1617178/disambangi-pks-muhammadiyah-dulu-kami-jaga-jarak-kini-dekat-dengan-semua-partai

    https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id

    Publish date : 2022-10-04

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.