Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Vaksin Covid-19 Mengandung Janin Manusia Usia 3 Bulan
    Misleading Content

    [SALAH] Vaksin Covid-19 Mengandung Janin Manusia Usia 3 Bulan

    Jane DoePublish date2022-09-27
    Share
    Facebook

    Berita

    “Coba jelaskan
    @KemenkesRI
    Tidak salah kalau bnyk yg menentang n menolak keras. Jgn salahkan kmi krn itu memang tdk sesuai dg Kitab Suci agama apapun.Kecuali kalian tdk punya agama,silahkan. Sedihnya bnyk yg tdk tahu n got trap

    stopmandatoryvaksin

    @GratisTerbaik
    @MprAldo”

    HASIL CEK FAKTA

    Akun Twitter dengan nama pengguna “@elizabethlisa76” mengunggah sebuah video yang berisi narasi bahwa vaksin Covid-19 mengandung janin manusia usia tiga bulan yang digugurkan.

    Setelah melakukan penelusuran, klaim tersebut salah. Melansir Medcom.com, sel janin didapatkan puluhan tahun lalu dan sebagian besar digunakan sebagai alat bukan bahan vaksin.

    selain itu melansir Cnnindonesia.com, Johnson&Johnson menggunakan sel janin untuk “pengembangan, konfirmasi dan produksi”. Selain itu, menurut Dr. James Lawler, seorang ahli penyakit menular di Nebraska Medicine sel janin ini juga digunakan oleh Pfizer / BioNTech dan Moderna untuk pengujian vaksin mereka.

    Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Facebook dengan nama pengguna “@elizabethlisa76” tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.

    KESIMPULAN

    Hasil periksa fakta Ari Dwi Prasetyo.

    Klaim tersebut salah. Faktanya, sel janin didapatkan puluhan tahun lalu dan sebagian besar digunakan sebagai alat bukan bahan vaksin.

    Rujukan

    https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/dN6XGwGk-cek-fakta-benarkah-vaksin-covid-19-mengandu

    https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20210304203727-199-613926/selain-dari-hewan-sel-janin-juga-dipakai-kembangkan-vaksin

    Publish date : 2022-09-27

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.