Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Cacar Monyet adalah Efek Vaksin
    Misleading Content

    [SALAH] Cacar Monyet adalah Efek Vaksin

    Jane DoePublish date2022-09-23
    Share
    Facebook

    Berita

    Beredar sebuah cuitan berasal dari akun @elizabethlisa76 berisi foto anak kecil dengan ruam di tubuhnya. dalam foto tersebut terdapat narasi bahwa cacar monyet adalah efek vaksin, dan menghimbau untuk segera terapi ikhtiar detoks vaksin serta tidak menganjurkan obat-obatan kimia karena itu memperparah.

    HASIL CEK FAKTA

    Setelah ditelusuri, turnbackhoax.id pernah membahas tentang hal yang senada pada 31 Mei 2022 dengan judul “[SALAH] Vaksin Covid-19 Dapat Sebabkan AIDS Sampai Cacar Monyet”. Selain artikel tersebut juga ada artikel lain yang membahas tentang cacar monyet dengan judul “[SALAH] cacar monyet disebabkan dari efek samping vaksin covid-19 astrazeneca” pada 16 Juli 2022. Kedua artikel tersebut sama-sama membantah klaim Cacar Monyet adalah efek dari vaksin Covid-19. Penyakit cacar monyet tidak ada kaitannya dengan vaksin Covid-19, faktanya pakar kesehatan telah mengonfirmasi bahwa penyebab penyakit cacar monyet berbeda dengan vektor adenovirus simpanse yang diklaim berada dalam kandungan vaksin Covid-19.

    Dikutip dari laman covid19.go.id Profesor Penyakit Menular di Perelman School of Medicine di University of Pennsylvania dan Direktur Medis Penn Global Medicine Stephen Gluckman MD mengatakan, tidak ada virus atau kondisi medis yang dinamakan VAIDS. Hal senada juga disampaikan oleh epidemiolog Indonesia untuk Griffith University Australia Dicky Budiman, Dicky mengungkapkan bahwa virus cacar monyet telah ada pada hewan sejak lama, tepatnya sejak tahun 1958. Adapun yang membuat seseorang terinfeksi cacar monyet adalah karena sebaran virusnya yang dimungkinkan apabila manusia mengonsumsi daging hewan yang terinfeksi, serta belum memasaknya dengan sempurna.

    KESIMPULAN

    Hasil periksa fakta Riza Dwi (Anggota Tim Kalimasada)

    Epidemilog Indonesia untuk Griffith University Australia, Dicky Budiman menyatakan virus cacar monyet telah ada pada hewan sejak lama. Adapun yang membuat seseorang terinfeksi cacar monyet adalah karena sebaran virusnya yang dimungkinkan apabila manusia mengonsumsi daging hewan yang terinfeksi, serta belum memasaknya dengan sempurna.

    Rujukan

    https://www.kompas.com/cekfakta/read/2022/05/25/191757582/hoaks-cacar-monyet-akibat-efek-samping-vaksin-atau-vaids

    https://covid19.go.id/artikel/2022/05/27/awas-hoaks-penyakit-cacar-monyet-adalah-efek-samping-vaksin-covid-19-atau-vaids

    Publish date : 2022-09-23

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.