Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Keliru, Dua Anak Ferdy Sambo Ditangkap Bantu Pembunuhan Brigadir J
    CekFakta

    Keliru, Dua Anak Ferdy Sambo Ditangkap Bantu Pembunuhan Brigadir J

    Jane DoePublish date2022-09-12
    Tempo
    Share
    Facebook

    Berita


    Sebuah akun Facebook mengunggah video dengan narasi bahwa dua anak Ferdy Sambo ditangkap karena membantu pembunuhan Brigadir J. Di dalamnya terdapat kolase video dan foto, termasuk Ferdy Sambo bersama keluarganya.
    Ada juga seorang perempuan yang mengaku pembantu rumah tangga Ferdy Sambo. Kemudian kuasa hukum Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dan mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Kepolisian Republik Indonesia, Susno Duadji.
    Sejak dibagikan pada Selasa, 6 September 2022, video ini sudah tayang 2 juta kali, mendapat 48 ribu tanggapan dan 7 ribuan komentar. 
    Tangkapan layar video yang beredar di Facebook soal penangkapan 2 anak Ferdy Sambo
    Namun, benarkah dua anak Ferdy Sambo ditangkap karena terbukti membantu pembunuhan Brigadir J?

    HASIL CEK FAKTA


    Hasil verifikasi Tempo menunjukkan bahwa tidak ada penangkapan terhadap dua anak Ferdy Sambo. Kolase video dan foto yang dibagikan itu menunjukkan proses rekonstruksi seputar kasus yang dialami Ferdy Sambo.
    Untuk memverifikasi kebenaran tersebut, Tim Cek Fakta Tempo memfragmentasi video tersebut menjadi gambar dan menelusurinya menggunakan Reverse Image Search dan Yandex Image Search.
    Video 1
    Potongan video 1
    Pada detik ke-8, muncul seorang wanita mengaku merupakan pembantu rumah tangga Ferdy Sambo. Ia bicara pintu rahasia di rumah Sambo dan penyiksaan Brigadir J. Video itu kemudian viral di media sosial, hingga Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menanggapi apa yang disampaikannya.
    Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengatakan video viral yang menuduh organ Nofriansyah Yosua Hutabarat disimpan di pintu rahasia rumah Ferdy Sambo adalah bohong. “Hoaks itu. Kan itu sudah disampaikan oleh dokter forensik,” kata Dedi Prasetyo usai Kapolri rapat dengan Komisi III DPR pada Senin, 5 September 2022 dikutip dari Tempo. Dedi membantah ada pintu rahasia di rumah Ferdy Sambo.
    Ketua Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI) Ade Firmansyah mengatakan tidak ada tanda-tanda penyiksaan dalam autopsi ulang Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. “Kami tidak menemukan adanya penyiksaan pada jasad,” kata Ade Firmansyah saat memaparkan hasil autopsi ulang di gedung Bareskrim Polri, Senin, 22 Agustus 2022.
    Video 2
    Potongan video 2
    Video detik ke-17 menunjukkan proses rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di tempat kejadian perkara di rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri di Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa, 30 Agustus 2022.
    Adegan ini banyak tayang di media-media kredibel, termasuk di tvonenews.com berjudul Ini Dia Adegan Inti Detik-detik Sebelum Brigadir J Terbunuh di Ruang Tengah Rumah Dinas Ferdy Sambo Duren Tiga. Dalam video terlihat Bharada E yang berpakaian warna oranye sedang mengikuti rekonstruksi di rumah dinas Ferdy Sambo.
    Perkembangan Kasus Ferdy Sambo
    Hingga saat ini, kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yoshua atau Brigadir J masih terus berjalan. Sudah memeriksa anggota Polri dalam Sidang Kode Etik, bahkan telah menetapkan tersangka hingga melakukan pemecatan kepada personil Polisi yang terlibat.
    Polri telah memeriksa lima anggota dalam sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) ihwal keterlibatan mereka dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Mereka adalah Ferdy Sambo, Chuck Putranto, Baiquni, Agus Nurpatria, dan Diyah Chandrawati.
    Saat ini sudah ada 97 personil yang diperiksa. Tak hanya itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga mengungkap fakta lainnya seputar kasus yang melibatkan Irjen Ferdy Sambo tersebut.
    Awalnya Sigit menjelaskan bahwa dari 97 personil diperiksa, 35 orang di antaranya diduga melanggar kode etik. Selanjutnya, 18 orang dari yang diduga melanggar itu telah ditempatkan di penempatan khusus.
    "Kami telah memeriksa 97 personil, 35 orang diduga melakukan pelanggaran kode etik profesi," kata Listyo Sigit Prabowo dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR, di Senayan, Jakarta, Rabu (24/8/2022), dilansir dari Detik.com.

    KESIMPULAN


    Berdasarkan pemeriksaan fakta, video berjudul Dua Anak Ferdy Sambo Ditangkap Terbukti Bantu Pembunuhan Brigadir J adalah keliru.
    Video tersebut tidak berisi tentang penangkapan dua anak Ferdy Sambo. Sampai sekarang, tidak ada bukti yang menyatakan bahwa anak Ferdy Sambo ditangkap karena membantu pembunuhan Brigadir J.

    Rujukan

    https://www.facebook.com/watch/?v=813157223022677&_rdc=1&_rdr

    https://nasional.tempo.co/read/1630967/isu-pintu-rahasia-di-rumah-ferdy-sambo-untuk-simpan-organ-brigadir-j-polisi-hoaks

    https://www.tvonenews.com/berita/63995-reka-adegan-inti-dari-kasus-pembunuhan-brigadir-j-dilakukan-di-ruang-tengah-rumah-dinas-ferdy-sambo-duren-tiga?page=1

    https://www.tempo.co/tag/brigadir-j

    https://www.detik.com/bali/berita/d-6251321/sudah-97-polisi-diperiksa-di-kasus-sambo-kapolri-ungkap-fakta-lainnya

    https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id

    Publish date : 2022-09-12

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.