Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Keliru, Militer Indonesia Pasang 200 Rudal di Selat Malaka yang Diarahkan ke Kuala Lumpur
    CekFakta

    Keliru, Militer Indonesia Pasang 200 Rudal di Selat Malaka yang Diarahkan ke Kuala Lumpur

    Jane DoePublish date2022-08-25
    Tempo
    Share
    Facebook

    Berita


    Sebuah video berjudul “Mengerikan Rudal TNI Keluar Semua” beredar di media sosial disertai narasi bahwa militer Indonesia telah memasang 200 rudal jarak jauh berbagai varian di sekitar Selat Malaka yang diarahkan ke Ibu Kota Malaysia, Kuala Lumpur.
    Di Facebook, video tersebut dibagikan akun ini pada 26 Juli 2022. Berikut narasinya: 
    “Saat ini, militer Indonesia telah memasang 200 rudal jarak jauh berbagai varian di sekitar selat malaka yang diarahkan ke Ibu Kota Malaysia, Kuala Lumpur. Adapun target utama antara lain, gedung parlemen, pusat pemerintahan Ahmad Badawi, menara petronas, serta beberapa objek vital lainnya…”
    Hingga artikel ini dimuat, video tersebut telah mendapat lebih dari 1000 komentar. 
    Tangkapan layar video yang beredar di Facebook mengenai rudal TNI dikeluarkan menghadap Selat Malaka
    Apa benar ini video militer Indonesia telah memasang 200 rudal di Selat Malaka yang diarahkan ke Kuala Lumpur?

    HASIL CEK FAKTA


    Video di atas merupakan hasil suntingan dari sejumlah klip latihan militer TNI. Sama sekali tidak memperlihatkan adanya 200 rudal yang di arahkan ke Kuala Lumpur, Malaysia. Hingga artikel ini diturunkan, Indonesia dan Malaysia tidak terlibat dalam kontak senjata atau pengerahan militer.
    Sebaliknya, kedua negara tetap menjalin kerja sama, seperti pengiriman kembali tenaga kerja Indonesia ke Malaysia per 1 Agustus.
    Untuk memverifikasi isi video di atas, Tim Cek Fakta Tempo mula-mula memfragmentasi video tersebut dengan menggunakan tool InVid. Selanjutnya, jejak digital video ditelusuri dengan menggunakan reverse image tools Google dan Yandex.
    Video Pertama
    Pada bagian awal video yang memperlihatkan Letjen TNI Agus Kriswanto, identik dengan video yang pernah diunggah ke YouTube oleh kanal Garuda NET. pada 10 September 2017 dengan judul, “GARUDA - Latihan Puncak Antar Kecabangan TNI AD 2017.”
    Fragmen video yang identik terdapat pada menit ke 1:49.
    Gambar kanan adalah sumber video tangkapan layar gambar kiri. (Sumber: NET. TV)
    Video Kedua
    Selanjutnya, fragmen yang identik juga terdapat pada video yang pernah diunggah kanal Cumimif Channel pada 11 September 2018 dengan judul, “Latihan Menembak Meriam 155 mm Caesar 2018,, Yonarmed 9/2/1 Kostrad.”
    Tepatnya, saat sejumlah prajurit tengah berada disekitar peluncur rudal yang dapat dilihat pada menit 0:40
    Gambar kanan adalah sumber video tangkapan layar gambar kiri. (Sumber: akun YouTube Cumimif Channel)
    Video Ketiga
    Fragmen video lainnya juga identik dengan video yang pernah diunggah ke YouTube oleh kanal Garuda.NET. pada 20 Oktober 2018 dengan judul, “GARUDA - Batalyon Artileri Medan 12.”
    Beberapa fragmen yang identik di antaranya terlihat pada menit ke 5:37 dan menit ke 5:54.
    Gambar kanan adalah sumber video tangkapan layar gambar kiri. (Sumber: NET. TV)

    KESIMPULAN


    Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, video dengan klaim militer Indonesia telah memasang 200 rudal di Selat Malaka yang diarahkan ke Kuala Lumpur adalah keliru. 
    Video di atas merupakan hasil suntingan dari sejumlah klip latihan militer TNI. Sama sekali tidak memperlihatkan adanya 200 rudal yang diarahkan ke Kuala Lumpur, Malaysia.

    Rujukan

    https://www.facebook.com/100082283915146/videos/415924880557220/

    https://www.youtube.com/watch?v=fFv5eVpp71Q

    https://www.youtube.com/watch?v=Avry4MwgJLI

    https://www.youtube.com/watch?v=yOWGmVunHbc

    https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id

    Publish date : 2022-08-25

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.