Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Keliru, Amerika Serikat Menyebarkan Virus Cacar Monyet ke Asia Melalui Burung
    CekFakta

    Keliru, Amerika Serikat Menyebarkan Virus Cacar Monyet ke Asia Melalui Burung

    Jane DoePublish date2022-08-04
    Tempo
    Share
    Facebook

    Berita


    Postingan yang mengklaim Amerika Serikat menyebarkan virus cacar monyet ke Asia dari burung yang tidak bisa terbang beredar di Facebook. Postingan ini diunggah sebuah akun pada 30 Juli 2022 dengan narasi lengkap sebagai berikut: 
    Hai teman-teman. Dimanapun Anda berada, jika Anda melihat burung yang tidak bisa terbang, tidak bisa berjalan atau berjuang di tanah, jangan pernah menangkapnya, karena takut tertular cacar monyet. Komunitas terkait telah memberitahu Anda, mohon diperhatikan. Ingat!
    Amerika Serikat dan negara-negara Barat menggunakan burung untuk membawa virus cacar monyet untuk menyebar ke wilayah Asia!
    Kakak saya mengirimnya dari Jerman dan meminta saya untuk segera memberitahu keluarga dan teman-teman. Suruh saudara dan teman dalam pemberitahuan, jangan karena belas kasihan, terinfeksi tanpa sadar . AS memang jahat.. apalg thd asia
    Sebuah akun Facebook menyebarkan misinformasi tentang cacar monyet yang disebarkan oleh burung oleh negara-negara Barat

    HASIL CEK FAKTA


    Untuk membuktikan klaim diatas, TEMPO mula-mula menelusuri virus cacar monyet dan penyebarannya dari sumber kredibel. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), virus cacar monyet (monkeypox) adalah virus zoonosis atau virus yang ditularkan ke manusia dari hewan dengan gejala yang mirip dengan yang terlihat di masa lalu pada pasien cacar, meskipun secara klinis tidak terlalu parah. 
    Virus cacar monyet sendiri merupakan virus DNA untai ganda berselubung yang termasuk dalam genus Orthopoxvirus dari famili Poxviridae. Ada dua clade genetik yang berbeda dari virus monkeypox: clade Afrika tengah (Congo Basin) dan clade Afrika barat. 
    Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sendiri telah memasukan cacar monyet sebagai salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus human monkeypox (MPXV) orthopoxvirus dari famili poxviridae yang bersifat highly pathogenic atau zoonosis. 
    Virus Ini pertama kali ditemukan pada monyet di tahun 1958, sedangkan kasus pertama pada manusia (anak-anak) terjadi pada tahun 1970. 
    Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat menemukan penyebaran virus cacar monyet bisa melalui beberapa cara seperti melalui kontak dekat atau kontak langsung dengan penderita cacar monyet atau  atau cairan tubuh dari penderita monkeypox. Kontak langsung ini juga dapat terjadi selama kontak intim. Pada ibu hamil virus ini dapat menyebarkan ke janinnya melalui plasenta.
    Orang juga mungkin terkena cacar monyet dari hewan yang terinfeksi, baik dengan dicakar atau digigit hewan tersebut atau dengan menyiapkan atau memakan daging atau menggunakan produk dari hewan yang terinfeksi. Penyakit ini biasanya berlangsung 2-4 minggu.
    Pada hewan, virus cacar monyet dapat menginfeksi berbagai spesies mamalia, termasuk monyet, trenggiling, landak, anjing padang rumput, tupai, dan tikus. CDC sendiri tidak menemukan hewan reptil seperti, amfibi, atau burung bisa terkena cacar monyet, kemungkinannya kecil karena hewan-hewan ini belum ditemukan terinfeksi orthopoxvirus lainnya.
    Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga tidak menyebutkan burung sebagai salah satu hewan penyebab penyebaran virus cacar monyet. WHO baru menemukan bukti penyebaran virus tersebut melalui hewan seperti tupai tali, tupai pohon, tikus berkantung Gambia, dormice, berbagai spesies monyet dan lain-lain. 

    KESIMPULAN


    Dari hasil pemeriksaan fakta, klaim Amerika Serikat menyebarkan virus cacar monyet dari burung yang tidak bisa terbang adalah keliru. 
    Hingga kini virus cacar monyet belum pernah ditemukan terjadi pada burung.
    Badan Kesehatan Dunia (WHO) bahkan tidak menyebutkan burung sebagai salah satu hewan penyebab penyebaran virus cacar monyet. WHO baru menemukan bukti penyebaran virus tersebut melalui hewan seperti tupai tali, tupai pohon, tikus berkantung Gambia, dormice, berbagai spesies monyet dan lain-lain. 
    Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat menemukan penyebaran virus cacar monyet bisa melalui beberapa cara seperti melalui kontak dekat atau kontak langsung dengan penderita cacar monyet atau  atau cairan tubuh dari penderita monkeypox. 

    Rujukan

    https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/monkeypox?gclid=CjwKCAjwlqOXBhBqEiwA-hhitCyutnHr2JfEBk72q7Ju-Vw9uX-E5cf2KmhuV4GokJJ1LzsUlsapwhoCIJAQAvD_BwE

    https://upk.kemkes.go.id/new/kemenkes-bersiap-menghadapi-cacar-monyet-

    https://www.cdc.gov/poxvirus/monkeypox/transmission.html

    https://www.cdc.gov/poxvirus/monkeypox/veterinarian/monkeypox-in-animals.html

    https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/monkeypox

    https://wa.me/6281315777057

    Publish date : 2022-08-04

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.