Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Keliru, Video TNI Tingkatkan Serangan Jarak Jauh Hingga Malaysia
    CekFakta

    Keliru, Video TNI Tingkatkan Serangan Jarak Jauh Hingga Malaysia

    Jane DoePublish date2022-08-03
    Tempo
    Share
    Facebook

    Berita


    Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) melakukan serangan berupa roket dan rudal ke kota-kota di Malaysia, beredar di media sosial. Video berdurasi 7 menit 49 detik tersebut dibagikan dengan narasi TNI tingkatkan serangan jarak jauh hingga Malaysia.
    Di Facebook, video tersebut dibagikan akun ini pada 31 Juli 2022. Narator dalam video itu mengatakan, serangan tersebut telah menewaskan puluhan orang dalam beberapa hari terakhir. Roket dilaporkan menghantam kota-kota di wilayah ini pada senin 26 Juli 2022 pagi. Gubernur Malaysia melaporkan tiga orang tewas termasuk wanita 70 tahun dan tiga orang lainnya terluka
    Tangkapan layar video di Facebook soal TNI luncurkan rudal hingga ke Malaysia
    Hingga artikel ini dimuat, video tersebut telah disaksikan lebih dari 591.000 kali dan mendapat lebih dari 3.100 komentar.
    Apa benar ini video TNI tingkatkan serangan jarak jauh hingga Malaysia?

    HASIL CEK FAKTA


    Video di atas merupakan hasil suntingan yang menggabungkan beberapa video latihan TNI. Naskah yang dibacakan pengisi suara juga merupakan hasil suntingan dari teks berita yang menjelaskan tentang situasi perang Rusia dengan Ukraina.
    Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim CekFakta Tempo mula-mula memfragmentasi video tersebut dengan menggunakan tool InVid. Selanjutnya dilakukan penelusuran dengan menggunakan reverse image tool Google dan Yandex. Berikut beberapa fakta atas video tersebut:
    Video 1
    Gambar kiri adalah tangkapan layar dari video diklaim serangan ke Malaysia. Faktanya video tersebut adalah bagian dari uji coba roket Vampire oleh TNI AL pada Agustus 2016, seperti tampak dalam tangkapan layar dari kanal YouTube CNN Indonesia.
    Faktanya, video yang identik pernah diunggah ke YouTube oleh kanal CNN Indonesia pada 3 Agustus 2016 dengan judul, “TNI Angkatan Laut Uji Coba Roket Vampire.”  
    Dalam video ini, TNI angkatan laut menguji coba alutsista baru dari Ceko berupa roket Vampire kaliber 122 mm di Situbondo. Senjata ini jauh lebih canggih dari jenis sebelumnya  karena bisa dioperasikan secara digital. Uji coba roket ini disaksikan langsung KSAL Laksamana Ade Supandi.
    Video 2
    Pemeriksaan video kedua
    Bagian video yang menampakkan penembakan rudal tersebut, sebenarnya adalah bagian dari latihan menembak TNI AD dengan menggunakan rudal Mistral dan Starstreak. Videonya diunggah ke Youtube oleh kanal Kantor Berita Antara pada 11 September 2020 dengan judul, “TNI AD gelar latihan menembak senjata berat di Pandanwangi.”
    Menurut Antaranews.com, sebanyak 400 personel TNI AD mengikuti latihan menembak menggunakan rudal Mistral dan Strastreak, di Air Weapon Range, Desa Pandanwangi, Lumajang, Jawa Timur, Kamis (10/9). Latihan diselenggarakan guna menunjukkan kesiapan personel TNI, dalam setiap situasi untuk mempertahankan wilayah udara Indonesia dari ancaman musuh.
    Video 3
    Pemeriksaan video ketiga
    Video lainnya yakni latihan menembak dengan senjata berat pada malam hari. Video ini pernah diunggah ke Youtube oleh kanal dari situs berita iNews id pada 4 Juni 2021 dengan judul, “Hadapi Ancaman Perang Masa Depan, Pussenarhanud Kodiklatad Gelar Latihan Menembak Senjata Berat.”
    Narasi video terkait invasi Rusia ke Ukraina
    Penelusuran Tempo juga menemukan bahwa naskah yang dibacakan pengisi suara dalam video di atas identik dengan teks pada artikel berita yang dimuat situs berita  Tribunews.com pada Selasa, 2 Agustus 2022 dengan judul, “Mulai Tingkatkan Serangan Jarak Jauh, Rusia Tembakkan Rudal dan Roket ke Kiev.”
    Perbedaannya, naskah yang dibacakan pengisi suara pada video di atas mengubah kata “Rusia” menjadi “RI dan TNI”. Sementara “Kiev” diubah menjadi “Malaysia”. 
    Berikut narasinya:
    “ Rusia mengatakan pada Sabtu (15/7/2022) kemarin, pasukannya akan meningkatkan operasi militer di Ukraina. Rusia meningkatkan serangan jarak jauh ke kota-kota Ukraina. Roket dan Rudal Rusia telah menghantam kota-kota di Ukraina, dan menurut Kiev serangan tersebut telah menewaskan puluhan orang dalam beberapa hari terakhir. Roket Rusia dilaporkan menghantam kota Chuhuiv di wilayah Kharkiv pada Sabtu (16/7/2022) malam. Gubernur Kharkiv, Oleh Synyehubov melaporkan tiga orang tewas, termasuk wanita berusia 70 tahun dan tiga orang lainnya terluka…”

    KESIMPULAN


    Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, video dengan klaim TNI tingkatkan serangan jarak jauh hingga Malaysia, keliru. 
    Video di atas sama sekali bukanlah serangan TNI atas Malaysia, melainkan video suntingan yang menggabungkan beberapa video latihan TNI.
    Naskah yang dibacakan pengisi suara juga merupakan hasil suntingan dari teks berita yang menjelaskan tentang situasi perang Rusia dengan Ukraina.

    Rujukan

    https://www.facebook.com/watch/?v=713303049733288&_rdc=1&_rdr

    https://www.youtube.com/watch?v=Epxa-Ry4sX8

    https://www.antaranews.com/video/1719598/tni-ad-gelar-latihan-menembak-senjata-berat-di-pandanwangi

    https://www.youtube.com/watch?app=desktop&v=t_C3ozniADE

    https://www.tribunnews.com/internasional/2022/07/17/mulai-tingkatkan-serangan-jarak-jauh-rusia-tembakkan-rudal-dan-roket-ke-kiev

    https://www.tribunnews.com/tag/rusia

    https://www.tribunnews.com/tag/rusia

    https://www.tribunnews.com/tag/rusia

    https://www.tribunnews.com/tag/kiev

    https://www.tribunnews.com/tag/rusia

    https://wa.me/6281315777057

    Publish date : 2022-08-03

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.